17 Pesantren di Kota Banjarbaru Terima Program MBG

17 Pesantren di Kota Banjarbaru Terima Program MBG
Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) — Sebanyak tujuh belas pondok pesantren (ponpes) di Kota Banjarbaru telah resmi menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Program ini digagas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka gizi buruk pada anak melalui penyediaan makanan bergizi di lingkungan sekolah dan pesantren.

Dari total 37 ponpes di Kota Banjarbaru, 17 di antaranya sudah mulai merasakan manfaat program ini. Selain itu, terdapat beberapa ponpes lain yang kini tengah dalam tahap penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sebelum program bisa segera direalisasikan. Dengan masuknya sejumlah ponpes sebagai penerima manfaat awal, Kota Banjarbaru menjadi salah satu daerah yang aktif dalam mendukung implementasi program nasional ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menyambut baik langkah pemerintah ini. Menurutnya, program MBG merupakan bentuk perhatian serius negara terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, termasuk para santri.

“Dengan adanya program ini, kami berharap para santri di Banjarbaru semakin sehat dan bersemangat dalam menuntut ilmu. Gizi yang baik akan melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (17/9/25).

Lebih lanjut, Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan program MBG, tidak hanya pada pondok pesantren tetapi juga pada madrasah. Kemenag memastikan distribusi program berjalan sesuai sasaran, transparan, dan memberi dampak nyata terhadap pemenuhan gizi peserta didik.

Mukhlis juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan program ini dapat berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Kerja sama lintas sektor, menurutnya, akan memastikan pemenuhan gizi santri dapat berlangsung optimal dan berkesinambungan.

“Kami berharap dengan dukungan penuh Pemko Banjarbaru, program MBG ini bisa menjadi gerakan bersama. Pemenuhan gizi siswa maupun santri bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul di masa depan,” tambahnya.

Kasi Pendidikan Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) Kemenag Banjarbaru, H. Khairani, menambahkan bahwa Program MBG di pesantren diproyeksikan berjalan secara bertahap hingga mencakup seluruh lembaga pendidikan yang terdaftar. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga pada peran serta masyarakat dan lembaga pendidikan dalam memastikan pola makan sehat di lingkungan belajar.

“Kami dari Seksi Papkis akan memonitoring pelaksanaan MBG ini di setiap ponpes. Kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan, sehingga hal tersebut juga menjadi laporan kami ke atas”, urainya.

Khairani berharap setiap pondok pesantren penerima program MBG dapat bekerjasama dengan Kemenag Kota Banjabaru untuk memastikan keberlangsungan program. Harapannya, program ini bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan semangat belajar para santri.

Pewarta: Karima
Foto: Alfin
Add Comment
ini Kemenag Banjarbaru Kalsel keywordnya Photos
  • Jadwal Imsyakiah Wilayah Kota Banjarbaru
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447H / 2026M
  • Zakat Fitrah 1446 H / 2025 M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat dan Sukses atas dilantiknya Menteri Agama dan Wakil
  • Selamat atas dilantiknya Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, MA
  • Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian sebagai Menteri Ag
 See More..