Banjarbaru – Sebanyak 22 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Banjarbaru resmi menandatangani pakta integritas dan komitmen pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 4. Kegiatan berlangsung di Aula Integritas Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru pada Rabu (19/11) dan menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas pendidik di lingkungan Kemenag Banjarbaru.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menegaskan bahwa PPG bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, tetapi merupakan pintu masuk bagi transformasi mutu pendidikan di madrasah dan sekolah.
Pernyataan Kepala Kemenag Banjarbaru
“PPG adalah gerbang untuk guru-guru kita naik kelas. Saya berharap para peserta benar-benar mengikuti proses ini secara serius, disiplin, dan memahami setiap ketentuan administrasi. Tertib administrasi bukan untuk mempersulit, tetapi memastikan proses tetap transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kompetensi guru,” ujar Mukhlis.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan praktik mengajar, baik di kelas maupun saat praktik lapangan di sekolah, harus menunjukkan profesionalitas dan standar kualitas yang diharapkan pemerintah.
“Kemenag tidak ingin mempersulit. Kita justru menyiapkan pendampingan. Namun pendampingan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Jika semua pihak memiliki komitmen yang sama, hasil PPG ini akan menjadi perubahan positif bagi layanan pendidikan dan manfaatnya akan dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mukhlis juga mengingatkan bahwa kelengkapan administrasi, kepatuhan terhadap jadwal, serta disiplin dalam seluruh tahapan PPG akan menjadi penentu kelancaran penilaian kinerja guru hingga penerimaan tunjangan di masa mendatang.
Harapan dari Seksi PAKIS Kemenag Banjarbaru
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, H. Khairani, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para guru yang lolos pada batch ini.
“Kesempatan ikut PPG tidak datang dua kali. Karena itu, saya berharap 22 guru PAI yang terpilih benar-benar menunjukkan komitmen. Jadikan proses ini sebagai wadah penguatan kapasitas dan pembuktian profesionalitas sebagai pendidik,” ungkapnya.
Khairani menekankan bahwa keberhasilan peserta PPG akan menjadi cermin kualitas pembinaan pendidikan agama di Banjarbaru dan mampu menjadi pendorong bagi guru lain untuk terus meningkatkan kompetensi.
PPG sebagai Motor Transformasi Pendidikan
PPG Dalam Jabatan Batch 4 ini diharapkan mempercepat peningkatan kualitas guru PAI di Banjarbaru sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional. Kemenag Banjarbaru memandang bahwa keseriusan peserta dalam mengikuti proses PPG akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran, penguatan moderasi beragama, hingga peningkatan karakter peserta didik. Diy
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul








