BANJARBARU kemenag BJB— Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur`an Nasional (MTQN) XX tingkat Kota Banjarbaru kembali memanas. Setelah sehari sebelumnya menjadi arena adu kemampuan bagi para penghafal Al-Qur`an 1 hingga 5 juz, Aula Dinas Sosial Banjarbaru kembali dipenuhi suasana khidmat sekaligus kompetitif pada Kamis (27/11) saat cabang tahfidz 10, 20, hingga 30 juz diperlombakan.
Sebanyak puluhan hafiz dan hafizah tampil menunjukkan ketelitian, kelancaran, serta pemahaman makro`-makro` ayat di hadapan 7 orang dewan hakim yang bertugas menilai secara cermat setiap detail hafalan.
Menurut data panitia, jumlah peserta pada cabang tahfidz diantaranya 1 juz tilawah: 8 putri, 9 putra, 5 juz: 9 putra, 8 putri, 10 juz: 8 putri. 20 juz: 6 putra, 4 putri. 30 juz: 8 putra, 5 putri. Tahfiz tafsir Bahasa Indonesia: 4 putri. Tahfiz tafsir Bahasa Arab: 3 orang. Tahfiz tafsir Bahasa Inggris: 2 putri, 4 putra
Dewan hakim menilai dari berbagai aspek, mulai dari ketepatan bacaan, kekuatan hafalan, kefasihan, kemampuan menyambung ayat, hingga ketenangan dan adab saat menjawab soal makro` yang diberikan.
Salah satu dewan hakim, H. Faisal, menyebutkan bahwa setiap peserta harus mampu merespons soal makro~ secara tepat dan cepat.
“Penilaian tahfidz tidak hanya pada kuatnya hafalan, tetapi juga ketelitian, ketepatan makhraj, serta kemampuan peserta memahami kesinambungan ayat. Makro` yang kami ajukan menguji apakah hafalan mereka benar-benar melekat dan matang,” jelasnya.
Salah satu peserta kategori 20 juz umum, Anshasi Sadieq, mengungkapkan bahwa ia telah berusaha memberikan penampilan terbaiknya.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Tentu ada bagian yang harus saya evaluasi, tapi insyaAllah saya tetap optimis. Yang penting tampil jujur, tenang, dan memberi yang terbaik,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati.
Dipastikan Hingga sore hari nanti , persaingan antar-hafiz tampak semakin ketat. Para peserta tampil dengan penuh konsentrasi.
MTQN XX Banjarbaru tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum lahirnya generasi Qur`ani baru yang memiliki ketelitian, ketangguhan, dan adab dalam menjaga kalamullah. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian








