Banjarbaru (Kemenag BJB) - Guna mewujudkan komitmen Kementerian Agama Kota Banjarbaru dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Kantor Kementerian Agama Idaman Banjarbaru melalui Kepala seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Rimazullah terjun langsung melakukan kampanye tolak pungli gratifikasi, dan korupsi di seputar kantor dan jalan komplek perkantoran Kementerian Agama Kota Banjarbaru pada Selasa (22/02/23) dengan diikuti sejumlah staff.
Respon baik dari sejumlah masyarakat melihat langkah yang dilakukan Kementerian Agama menuju pelayanan terbaik, seperti kampanye yang disampaikan Zullah sebagai bentuk komitmen seksi bimas dalam rangka menunjang jalannya program ZI menuju WBK dan WBBM.
“Jika tidak mulai dari sekarang maka kapan lagi, gerakan berantas pungli korupsi dan gratifikasi harus di lakukan secara masif terlebih lagi pokja Bimas merupakan salah satu pokja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Zullah kepada Humas.
Mantan Kasi PHU Kemenag kabupaten Banjar ini menjelaskan Public Campaign merupakan upaya Kementerian Agama Kota Banjarbaru untuk mengajak Keluarga besar Kantor Kementerian Agama secara internal untuk menolak gratifikasi.
Dengan menempelkan stiker tolak pungli dan gratifikasi sebagai upaya menunjukkan bahwa layanan di Kementerian Agama Kota Banjarbaru tidak dipungut biaya sama sekali atau Gratis.
“Gerakan ini sebagai bentuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keberadaan kemenag adalah murni melayani dan melakukan yang terbaik,” pungkasnya.
Lebih dari itu, Zullah secara langsung kepada humas di tengah membagikan stiker tolak pungli juga menjelaskan Kementerian Agama Kota Banjarbaru berkomitmen untuk berbenah agar mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi, dan langkah gerakan ini juga sebagai upaya menguatkan keyakinan masyarakat mengenai pelayanan Kementerian Agama yang selalu mengalami perbaikan dan pembaharuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
Di tempat terpisah Kepala kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mahrus memberikan apresiasi yang sangat positif atas gerakan yang di gagas dari seksi bimas, menurutnya langkah ini setidaknya mampu menginspirasi bagi kais lain untuk melakukan perubahan yang lebih baik.
“Untuk menjadi lebih baik maka harus ada aksi, langkah awal gerakan yang sangat baik sebagai kampanye tolak punglki harus di barengi dengan realisasi yang nyata dalam Tindakan,” ujarnya.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








