Banjarbaru (Kemenag bjb) - "Jalankan protokol kesehatan di tempat ibadah dengan baik," pesan penting Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) kota Banjarbaru H. Mahrus kepada seluruh pengelola tempat ibadah masjid dan musholla di wilayah Banjarbaru sebagai bentuk antisipasi lonjakan covid saat ini.
Hal tersebut disampaikannya mengingat masih cukup rentannya kondisi penyebaran covid varian omicron di sejumlah daerah dan perlu menjadi kewaspadaan dini bagi seluruh masyarakat.
"Terkait beberapa kasus kanaikan covid maka sudah sepatutnya kita waspada dan hati hati akan bahaya virus ini, terlebih lagi agar masyarakat yang tetap menjalankan ibadah di masjid dan musholla serta tempat ibadah lainnya memperhatikan dengan benar pelaksanaan protokol Kesehatan," ucap H. Mahrus Jum`at (04/03/22).
Di wawancara khusus berama orang nomor satu di lingkungan Kemenag kota Banjarbaru ini, dia menjelaskan agar masyarakat tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan, setidaknya masyarakat berperan dalam memutus mata rantai penyebaran.
``Selain anjuran pemerintah untuk tetap menjalankan prokes dengan mengikuti program vaksinasi covid, masyarakat harus tetap waspada dengan bahaya laten virus ini terlebih lagi kasus penyebaran covid di sejumlah daerah yang masuk di level tiga, maka kewaspadaan sangatlah penting,`` harapnya.
Kepala subbagian tata usaha Kemenag kota Banjarbaru Ahmad Alamsyah kepada jurnalis Kemenag Banjarbaru di tempat terpisah menyampaikan jika himbauan akan penerapan protokol kesehatan di lingkungan Kantor Kemenag kota Banjarbaru terus digalakkkan dengan mamasang himbauan secara tertulis dan himbauan secara lisan.
``Bukan hanya lingkungan Kementerian Agama Banjarbaru saja bahkan semua tempat layanan di KUA yang berada di lima kecamatan menerapkan SOP yang sama dalam menjalankan mmberika. Pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin,” ujarnya.
Kondisi saat ini kata Alamsyah mengharuskan semua masyarakat ikut bergerak bersama mencegah penyebaran covid dengan tetap patuh menjalankan protokol kesehatan di semua layanan masyarakat serta mengkampanyekan gerakan vaksin sebagai bentuk ikhtiar membentengi diri dari bahaya covid.








