Banjarbaru Kemenag BJB, Kepala Kantor kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani bersama Pengawas madrasah Zuhairi Nor Afzan melakukan audiensi dengan anggota DPRD, berlangsung di ruang rapat terbatas, kehadiran Kepala Kemenag bersama pengawas madrasah mendapat sambutan langsung oleh Hindera Wahyudin yang mendengar secara langsung perihal rencana pengembangan Madrasah Tsanawiyah persiapan untuk dijadikan Madrasah Tsanawiyah Negeri,
Dalam pertemuan terbatas yang berlangsung di salah satu ruang rapat gedung Dewan pada Kamis (27/2) Mukhlis menyampaikan, adapun tujuan dari audiensi ini salah satunya yakni sebagai bentuk meminta dukungan dari anggota dewan agar hal ini bisa di aspirasikan kepada pemerintah daerah perihal rencana pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri.
"Kementerian agama Banjarbaru saat ini memang belum memiliki Madrasah Tsanawiyah Negeri, namun cikal bakal bakal itu sudah ada dengan sudah berjalannya Madrasah Tsanawiyah persiapan yang untuk sementara ini baru berjalan di gedung yayasan GUPI di Banjarbaru selatan"
Dengan eksistensi kota Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, maka kehadiran Madrasah Tsanawiyah yang berada di tengah kota menjadi kebutuhan penting dalam menjalankan pendidikan agama di bawah naungan kementerian agama, namun itu semua dapat terealisasi dengan peran dan dukungan pemerintah daerah serta para wakil rakyat.
‘’Kami berharap, pemerintah daerah sekaligus para wakil rakyat bisa memberikan perhatian lebih terkait rencana pengembangan MTs yang saat ini, lokasi sudah siap, namun terkendala dana pengembangan fasilitas gedung’’ unggahnya.
Sementara itu Pengawas Madrasah Afzan menambahkan, keberadaan tanah yang mendapatkan hibah dari dermawan berada di lokasi yang sangat strategis, tepat di kawasan perbatasan Banjarbaru Utara, dan landasan ulin arah Bandara, menurut dia lokasi ini sangat strategis mengingat masih belum adanya fasilitas Madrasah Tsanawiyah yang berada di kecamatan ini.
"saya yakin dengan pegembangan Madrasah Tsanawiyah ini sekaligus bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan adanya sekolah madrasah yang saat ini jumlahnya masih terbatas di Banjarbaru, terutama Madrasah dengan Platform Negeri, kedepannya kami berharap dukungan ini benar-benar bisa menghantarkan pada terwujudnya Madrasah Tsanawiyah Negeri di kota Banjarbaru" ujar Afzan saat memberikan keterangan.
Menanggapi hal itu Anggota DPRD Hindera Wahyudin menyambut baik, bahkan dirinya berjanji akan menyampaikan usulan itu pada Rapat Banggar Anggota DPRD, namun secara langsung pihaknya meminta kepada Kepala Kemenag untuk menyampaikan usulan yang sama kepada pemerintah daerah sehingga nantinya ada sinkronisasi usulan yang diajukan.
"Saya secara pribadi menyambut baik dan akan mendorong agar usulan pembangunan Madrasah Tsanawiyah ini segera menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih lagi pembangunan ini di usulkan di kawasan yang cukup berkembang dan potensial"
Bahkan Sebagai wakil rakyat, wahyudin juga menjanjikan akan menyuarakan ini kepada anggota DPRD lainnya untuk bisa membantu pengembangan lebih baik Madrasah Tsanawiyah yang di gagas oleh Kementerian Agama Kota Banjarbaru. Ard
Pewarta: Mardiyan
Foto: Mardiyan
Redaktur: Alfin
Pewarta: Mardiyan
Foto: Mardiyan
Redaktur: Alfin








