Banjarbaru, Kemenag BJB. Sebanyak lebih dari 500 an lebih santri dan santriwati dari Taman Kanak-Kanak dan Taman Pendidikan Al-Qur`an (TK/TPA) di bawah naungan BKPRMI Banjarbaru mengikuti Khataman dan Wisuda XXIII yang digelar di Masjid Agung Munawwarah, Rabu (25/6). Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti acara yang menjadi momen penting dalam perjalanan pendidikan keagamaan anak-anak Kota Banjarbaru.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Pakis) Kemenag Kota Banjarbaru, H. Khairani, dalam sambutan khususnya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya wisuda tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol terbangunnya Peradaban EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera) yang menjadi cita-cita Banjarbaru ke depan.
“Wisuda ini adalah langkah nyata dalam membangun peradaban EMAS. Santri yang diwisuda hari ini adalah generasi Qur`ani yang kelak akan menjadi bagian dari kemajuan dan keadaban Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran para ustaz, ustazah, orang tua, serta lembaga pendidikan Qur`an yang terus konsisten membina anak-anak sejak dini dalam cinta dan nilai-nilai Al-Qur`an.
Pada kesempatan yang sama, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, Abdul Basid, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, turut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan keagamaan.
“Pendidikan Al-Qur’an adalah pondasi utama dalam membentuk moral dan akhlak generasi muda. Peran orang tua sangat penting untuk terus mendampingi dan mengawasi anak-anak dalam proses belajar agama,” tuturnya.
Kegiatan Khataman dan Wisuda ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan akhlak. Diy
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri








