Banjarbaru kemenag BJB – Suasana sakral sekaligus meriah memenuhi gerbang Balai Kota Banjarbaru pada Selasa (25/11) sore, ketika ribuan masyarakat, santri, dan berbagai elemen umat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Kota Banjarbaru ke-20 tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Kota ini dibuka dengan Festival Hadrah, menambah kekhusyukan dan keagungan suasana. Denting rebana dan lantunan shalawat mengiringi hadirnya para tamu penting, ulama, pimpinan pondok pesantren, jajaran Forkopimda, serta Majelis Ulama Indonesia.
Setelah itu, devile kafilah dari lima kecamatan tampil gagah melintas di hadapan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dan para pejabat undangan lainnya. Peserta dari setiap kecamatan menunjukkan kesiapan mereka sebagai duta terbaik daerah masing-masing Cempaka: 33 peserta, 19 official Liang Anggang: 27 peserta, 11 official Landasan Ulin: 36 peserta, 20 official Banjarbaru Selatan: 22 peserta, 14 official Banjarbaru Utara: 48 peserta, 9 official
Tampilan devile tersebut disambut tepuk tangan meriah, menandai semangat syiar Al-Qur`an yang terus tumbuh di seluruh penjuru Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Ketua LPTQ Kota Banjarbaru, Ustadz Hendri Atmaja, menyampaikan harapan agar pelaksanaan MTQ di masa depan semakin berkualitas dan semakin melibatkan lebih banyak masyarakat.
“Gema MTQ harus semakin besar di tahun mendatang. Dengan dukungan penuh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat, Banjarbaru akan melahirkan lebih banyak generasi Qur`ani yang membanggakan,” ucapnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru sekaligus Ketua Dewan Hakim, H. Mukhlis Ridhani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Banjarbaru atas dukungan konkret dalam terselenggaranya MTQ tahun ini.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang tidak pernah berhenti memberikan ruang, dukungan, dan arahan sehingga MTQ ke-20 ini dapat berlangsung megah dan penuh keberkahan. Syiar Al-Qur`an harus menjadi identitas kota kita. Semakin besar dukungan pemerintah dan umat, semakin besar pula cahaya Al-Qur`an yang akan menerangi Banjarbaru,” tegasnya.
Acara berlanjut dengan penyerahan trofi bergilir, yang sebelumnya dipegang Kecamatan Banjarbaru Utara, kepada Wali Kota Banjarbaru. Trofi tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua LPTQ Ustadz Hendri Atmaja didampingi Dewan Hakim sebagai tanda dimulainya kompetisi resmi MTQ XX.
“MTQ ini bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum untuk meneguhkan kecintaan kita kepada Al-Qur`an dan membangun generasi yang berakhlak. Semoga Banjarbaru selalu diberkahi dengan cahaya Ilahi,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.
Sebagai bentuk apresiasi pemerintah, kegiatan pembukaan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 36 pondok pesantren atas dedikasi mereka dalam menjaga keberlangsungan pendidikan agama dan pembinaan generasi Qur`ani. Penyerahan piagam dilakukan oleh Wali Kota Banjarbaru, didampingi Kakankemenag Banjarbaru.
MTQ XX Kota Banjarbaru resmi dimulai dengan semarak yang luar biasa di tandai tabuh rebana bersama walikota, kepala kantor kementerian agama, forkopimda dan ulama. Ribuan warga menyaksikan momen ini sebagai bukti bahwa kecintaan terhadap Al-Qur`an tidak hanya hidup, tetapi terus tumbuh menjadi identitas dan kebanggaan Banjarbaru. Diy
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








