Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru). Tepat di hari Jumat 18 Oktober 2024, merupakan hari pelaksanaan secara serentak pengawasan sertifikasi halal tahap pertama dengan sasaran usaha menengah dan atas, yang meliputi RPH/RPU, restoran/resto hotel serta produk makanan/minuman kemasan yang belum besertifikat halal.
Ketua tim Pengawas Halal Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Fauzie yang didampingi H. Wahyudi saat meninjau lokasi kepada tim humas Kemenag menyampaikan, pengawasan ini sebagai upaya pelaksanaan Undang-undang No. 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal.
" Legalitas sertifikat halal yang diberikan kepada badan usaha sebagai langkah memberikan jaminan kepada konsumen atau masyarakat yang menggunakan jasa sehingga tidak ada lagi rasa was-was berupa kekhawatiran atas produk yang mereka gunakan atau mereka manfaatkan"
Fauzie menambahkan dalam tahapan pengawasan pertama kali ini hanya dilakukan satu hari, dimana dimulai dari resto hotel Novotel dan hotel berbintang lainnya, dilanjutkan ke RPU dan diakhiri di pasar tradisional dan modern.
"Keberadaan badan usaha seperti restoran, resto hotel dan beberapa pusat makanan di wilayah Banjarbaru, menjadi PR penting bagi pengawas untuk selalu melakukan pengawasan terkait produk makanan-minuman, dengan adanya sertifikat halal maka secara otomatis memberikan jaminan bagi pelaku usaha serta konsumen atau pengguna jasa" ujar Fauzie.
Sementara itu Wahyudi salah satu tim pengawasan yang turut hadir dalam kegiatan serupa menyampaikan himbauan agar pemilik usaha lebih sadar akan pentingnya sertifikat halal bagi usahanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani menyampaikan rasa apresiasi kepada jajaran tim pengawas yang sudah melakukan usaha dan upaya mensosialisasikan pentingnya mendapatkan legalitas halal terkait produk yang jual kepada masyarakat.
"Sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan Kementerian Agama Kota Banjarbaru harus menjadi contoh dalam pengembangan pengawasan sertifikasi halal melihat potensi wisata dan angka kunjungan masyarakat dari kota lain sejumlah Spot pusat makanan di Kota Banjarbaru, dengan harapan tidak ada lagi kekhawatiran bagi masyarakat yang menggunakan jasa atau menikmati produk yang diperjualbelikan" ujar Mukhlis. Ard
Pewarta : Mardiyan
Editor : Taty & Nurul
Fotografer : Alfin








