Banjarbaru Kemenag BJB, usai melakukan rapat koordinasi beberapa hari lalu dengan ke 6 pokja Zona Integritas, kepala kantor kementerian agama kota Banjarbaru H, Mukhlis Ridhani meminta tim humas melakukan perubahan secara progresif terhadap tata kelola pemberitaan di beberapa Platform Media yang dikelola Tim humas, menurutnya langkah itu penting dilakukan sebagai bagian instrumen mendukung kesuksesan menuju predikat ZI menuju WBK & WBBM di lingkungan kementerian agama kota Banjarbaru.
‘’Salah satu hal penting dalam tata kelola media sosial Kementerian Agama diantaranya sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik, dengan aktif menyampaikan informasi kegiatan, pelayanan, dan kebijakan secara terbuka melalui berbagai media untuk membangun kepercayaan masyarakat’’ pesannya di hadapan Tim Humas saat di ruang kerjanya pada Kamis (12/6).
Secara tegas Mukhlis di hadapan para juru dapur pemberitaan kemenag juga menyampaikan, keberadaan media sosial kemenag juga bertujuan memperkuat citra positif kemenag dalam membangun persepsi publik bahwa Kemenag berkomitmen pada integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang bersih.
‘’Dengan citra positif, maka akan mendorong partisipasi publik dalam pengawasan sosial, memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran melalui kanal media sosial dan publikasi, maka secara otomatis hal ini akan berdampak pada kepuasan publik terhadap pelayanan yang sudah diberikan’’ujarnya
Menurut pria kelahiran Kotabaru Kalimantan Selatan ini, untuk mengoptimalkan peran Humas maka, menyebarluaskan program dan Capaian ZI serta memberikan informasi berkala tentang tahapan, capaian, dan inovasi Zona Integritas kepada internal dan eksternal melalui media digital, cetak, dan elektronik itu sangat penting dalam memberikan akses informasi kepada publik.
‘’ optimalisasi informasi dari humas harus berimbang dengan harapan mampu memberikan pemahaman kepada pegawai tentang pentingnya peran media dalam menyampaikan nilai-nilai integritas dan reformasi birokrasi’’ tegasnya memberi pesan kepada Tim humas.
Secara tersirat Mukhlis juga berpesan agar humas mampu melakukan respon secara cepat dalam mengantisipasi dan menangkal isu negatif yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi. Dia juga mengingatkan agar Media kehumasan digunakan untuk mempromosikan inovasi layanan berbasis digital yang mendukung prinsip ZI seperti efisiensi, kemudahan, dan kepastian layanan.
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin








