Banjarbaru kemenag BJB Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kota Banjarbaru menggelar evaluasi menyeluruh pada selasa (8/7) terhadap hasil Musabaqah Tilawatil Qur`an Nasional (MTQN) XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung beberapa pekan lalu di Kabupaten Banjar. Dalam ajang tersebut, Kafilah Banjarbaru harus rela turun ke peringkat ke-7, setelah pada pelaksanaan MTQN XXXV tingkat provinsi sebelumnya di Kabupaten Tapin berhasil menempati peringkat ke-3 besar.
Meski demikian, Ketua Umum LPTQ Banjarbaru, H. Syahdi Hidayat, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih dan menyatakan komitmen untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pembinaan kafilah di masa yang akan datang.
“Kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami, agar pembinaan lebih fokus dan terstruktur. Kami tidak akan berhenti berbenah demi prestasi yang lebih baik di MTQ mendatang,” ujar H. Syahdi.
Evaluasi ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, yang juga merupakan Pembina LPTQ Banjarbaru. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa prestasi bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan, namun proses pembinaan yang berkelanjutan dan membentuk karakter Qur`ani lebih utama.
“Kita jangan terjebak pada euforia peringkat semata. Yang lebih penting adalah kesinambungan pembinaan, kesungguhan para peserta, dan ketulusan para pelatih serta pengurus. LPTQ harus memperkuat pola seleksi dan pembinaan sejak dini, dan ini membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk KUA, madrasah, dan pondok pesantren,” tutur H. Mukhlis.
Ia juga mendorong agar LPTQ Banjarbaru melakukan pemetaan potensi qari/qari`ah, hafizh/hafizhah dan cabang-cabang lomba lainnya agar pembinaan lebih tepat sasaran dan terencana dengan baik.
Dengan evaluasi ini, diharapkan LPTQ Banjarbaru mampu menyusun strategi baru untuk meningkatkan kualitas kafilah dan merebut kembali posisi tiga besar dalam MTQ tingkat provinsi maupun nasional di masa yang akan datang. Agar kedepannya banjarbaru miliki putara daerah asli yang benar benar berpotensi melahirkan prestasi. DIY
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








