BANJARBARU kemenag BJB— Cabang Fahmil Qur`an menjadi salah satu kategori yang paling menyita perhatian pada gelaran MTQ Nasional ke-20 tingkat Kota Banjarbaru. Bertempat di Aula Kecamatan Banjarbaru Utara, Rabu (26/11), sebanyak empat grup putri dan tujuh grup putra tampil berkompetisi dalam adu cepat, adu tepat, dan adu pemahaman terhadap kandungan Al-Qur`an.
Para peserta yang datang dari berbagai kecamatan ini menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menjawab soal-soal yang membutuhkan kecerdasan, ketangkasan berpikir, serta pemahaman mendalam terhadap ilmu Al-Qur`an dan keislaman.
Dewan hakim yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kemenag Banjarbaru, Ust. H. Marbawi Zamzam, menuturkan bahwa pelaksanaan cabang Fahmil Qur`an tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas peserta.
“Persaingan antar kelompok tahun ini sangat ketat. Setiap grup menampilkan kemampuan yang matang dan kompak. Sebagai dewan hakim, kami harus menilai dengan benar-benar teliti karena yang diuji bukan hanya kecepatan, tetapi juga ketepatan pemahaman terhadap Al-Qur`an,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peserta terbaik dari cabang ini nantinya akan diproyeksikan menjadi wakil Kota Banjarbaru pada MTQ tingkat provinsi.
“Mereka yang mampu tampil konsisten dan unggul secara otomatis akan membawa nama Banjarbaru ke jenjang MTQ berikutnya. Kualitas inilah yang ingin kita dorong agar Banjarbaru dapat mencetak generasi Qur`ani yang lebih kompetitif,” tambah Marbawi.
Ketua Dewan Hakim yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, turut memberikan apresiasi atas jalannya perlombaan dan semangat para peserta.
“Kategori Fahmil Qur`an adalah cabang yang menuntut kekompakan, kecerdasan, dan koordinasi yang luar biasa dari setiap tim. Mereka bukan hanya ditantang untuk cerdas secara individu, tetapi juga padu sebagai satu kesatuan,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa peserta terbaik akan dipilih secara objektif dan profesional oleh tim dewan hakim.
“Tim terbaik adalah mereka yang mampu menunjukkan ketepatan, kecepatan, serta pemahaman yang mendalam. Di tangan mereka, Banjarbaru berharap memiliki wakil yang kuat untuk pentas MTQ di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Mukhlis.
Melalui pelaksanaan cabang Fahmil Qur`an ini, panitia berharap arena tersebut dapat menjadi ruang pembinaan yang produktif bagi generasi muda yang mencintai Al-Qur`an. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi medium strategis dalam menguatkan syiar Al-Qur`an di tengah masyarakat.
MTQ XX Kota Banjarbaru terus menjadi wadah lahirnya kader Qur`ani terbaik yang kelak menjadi kebanggaan Kota Idaman. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri








