Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) – “Kuatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul,” pesan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Mahrus saat mambuka kegiatan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW di kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Senin (24/10/22) di aula integrita yang di hadiri seluruh pejabat struktural dan fungsional yang di rangkai dengan pembacaan Maulid Burdah oleh puluhan santri al falah dan rangkaian tausiyah oleh Guru Mazeni dari Danau salak.
Dalam rangkaian pembukaan Mahrus mengemukakan, kegiatan maulid bukan hanya sekedar menjadi rutinitas sebagai peringatan lahirnya pemimpin umat pemberi Syafaat, menurutnya peringatan Maulid lebih pada penguatan kecintaan kita kepada Allah SWT dan Rasul Muhammad SAW.
“Bentuk kecintaan kita kepada Allah dan Rasul yakni senantiasa menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dengan memperingati Maulid maka itu menjadi momentum untuk kita senantiasa berzikir kepada Allah, mengingat Rasul dan kembali menguatkan keimanan kita kepada islam sebagai agama paling mulia di Sisi-Nya,” ujar Mahrus dalam sambutannya di hadapan para undangan.
Lebih lanjut menurut orang nomor satu di Kementerian Agama Kota Banjarbaru ini, kecintaan kepada Rasul Cinta kepada Allah lalu Nabi Muhammad tidak cukup sekedar diwujudkan dengan kata-kata dan puja puji atas Allah dan Nabi-Nya. cinta kepada Allah dan Nabi Muhammad pasti menuntut konsekuensi tertentu.
“Ketulusan dalam mencintai adalah mengikuti segala apa yang di ucapkan Nabi, menjalankan apa yang ada di kitab suci, sebagai upaya menciptakan insan Muttaqin, yang dekat dengan Allah dan Rasul-Nya,” imbuhnya.
Sementara dalam Tausiyahnya Guru Mazeni berpesan agar menjadikan momentum maulid ini sebagai momentum untuk taubat dan meningkatkan kadar keimanan kita kepada Allah SWT. mengingat, kadar keimanan manusia terkadang naik turun, maka dari itu Maulid menjadi salah satu stimulus untuk mengistiqamahkan kadar keimanan kita tetap berada diatas.
“Jadikan peringatan maulid sebagai moementum untuk bertaubat dan kembali pada syariat, karena dengan demikian akan menyelamatkan kita di hari akhirat kelak,” ucapnya dalam penggalan ceramahnya.
Bagi sebagian besar Kantor Kemenag dan kantor pemerintahan di Kota Banjarbaru, peringatan maulid adalah sebuah rutinitas yang tidak pernah terlewat, selain di penuhi dengan kegiatan keislaman seperti khataman alquran, peringatan Maulid syarat dengan pesan rohani bagia umat muslim untuk tetap mengingat perjalanan sejarah hadirnya pemimpin Umat Nabi Muhammad SAW.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








