Banjarbaru (Kemenag BJB) – “Usia matang seorang ASN, perbanyak pikirkan urusan Akhirat,” imbau Penyuluh Agama Islam pada kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Hymni yang juga menjadi ustadz pengajar pada pondok pesantren Al-falah Kota Banjarbaru dalam kegiatan kajian rutin yang di rangkai dengan khataman rutin Senin (12/09/22) di aula Kankemenag Banjarbaru.
Ditausiyahnya yang di dampingi oleh kepala kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Drs, H Mahrus MM, Himny menjelaskan jika tidak sedikit ASN yang kadang terlena dengan urusan dunia, sehingga di usai yang potensial matang malah banyak urusan akhirat yang terabaikan.
“Usia matang bagi seseorang adalah di kisaran 40 tahun, sesuai dengan riwayat Nabi Muhammad SAW, di usia tersebut sudah seharusnya seorang manusia khususnya seorang muslim musti lebih banyak fokus memikirkan urusan akhirat, maka dari itu jadikan pengabdian sebagai seorang abdi negara adalah ibadah yang ikhlas dan penuh pengharapan Ridho dari Allah SWT,” ujarnya dikajian yang di ikuti oleh seluruh jajaran ASN dan karyawan Kemenag Banjarbaru tersebut.
Menurut mantan staff Bimas ini, setiap pekerjaan yang dilakukan hendaknya menjadi bagian dari menyiapkan bekal akhirat, salah satunya dalam pelayanan, berpenampilan di hadapan masyarakat sesuaikan dengan syariah, sehingga Allah SWT menilai ini bagian dari Kerja dan ibadah yang tak terpisahkan.
“Mari jadikan sisa kehidupan kita bagian dari upaya memperbaiki diri dengan memperbanyak ibadah dan berbuat baik dari setiap apa yang kita perbuat, dan tentunya ini menjadi bekal kita di kehidupan kelak di akhirat,” tegasnya.
Sementara Ka.Kankemenag Kota Banjarbaru H.Mahrus usai tausiyah Guru Hymni dalam arahannya menyampaikan fungsi dan peran ASN tidak hanya sekedar memberikan pelayanan, namun secara personal setiap ASN khususnya muslim memiliki kewajiban yang tidak boleh di tinggalkan begitu saja.
“Kewajiban seorang muslim yakni menjalankan perintah dan menjauhi larangan yang sudah di gariskan oleh Allah SWT, dan sebagaimana yang Rasulullah sampaikan bahwa sebaik baik manusia adalah yang baik akhlaknya dan bermanfaat bagi orang lain, jadikan pengabdian ini sebagai jalan memberikan manfaat bagi orang lain di tengah tugas kita sebagai abdi negara,” tegasnya.
Penulis : Ardan
Foto : Ardan








