Banjarbaru (Kemenag BJB) – “Tanamkan dalam diri, semangat lawan korupsi,” pesan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Drs. H. Mahrus MM kepada seluruh ASN Kementerian Agama Banjaarbaru menyikapi persiapan proses penilaian Zona integritas Kementerian Agama Banjarbaru, yang berkaitan dengan sebagai tolak ukur indikator kesuksesan ZI berjalan tidaknya pada sebuah institusi.
Mahrus menyampaikan bahwa indikator kesuksesan ZI adalah komitmen bagi ASN menanamkan diri melawan korupsi, kata dia lawan korupsi adalah hal paling mendasar dalam menjalankan tugas abdi negara dalam menjalankan tugas sebagai pelayan yang jujur dan memegang teguk komitmen sebagai manusia yang berakhlak baik.
“ASN pada umumnya dan terkhusus bagi ASN Kemenag memiliki peranan strategis dalam rangka pencegahan korupsi karena ASN memiliki peran ganda yaitu sebagai abdi negara dan sebagai masyarakat umum kala kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya di temui usai mengikuti kegiatan Jumat sehat, Jum’at (21/10/22).
Menurut Mahrus, ASN merupakan pondasi/dasar dalam sebuah institusi, maka dari itu di tuntut mampu menjadi figur yang mampu memberikan contoh yang baik terutama dalam penegakan nilai moralitas penegakan ZI baik di lingkungan masyarakat juga lingkungan institusi dalam rangka pencegahan korupsi
“Melawan korupsi adalah bentuk tanggungjawab pribadi dan bersama, artinya tanggung jawab dan penanaman komitmen berantas korupsi tidak bisa hanya di lakukan perorangan saja, melainkan sebuah gerakan bersama dalam mencegah bahaya laten korupsi tersebut,” tambahnya.
Ahmad Alamsyah MM., kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Banjarbaru dalam beberapa kesempatan menjelaskan cegah gratifikasi cegah korupsi adalah bagain dari realisasi program ZI, mak dari itu kampanye harus dilakukan secara masiv dalam berbagai bentuk.
“Kementerian Agama, berkomitment menjalankan tugas dengan baik, untuk mewujudkan kawasan layanan kemenag bebas korupsi, tolak gratifikasi dengan mengkampanyekan secara masiv gerakan ini kepada seluruh ASN untuk mencapai hasil maksimal dalam pelayanan,” kata Alamsyah.
Gerakan lawan korupsi dan tolak gratifikasi menjadi jargon yang di suarakan untuk menjalankan ZI menuju WBK WBBM seperti yang diharapkan dan di cita-citakan oleh seluruh masyarkat.
Penulis : Ardan
Foto : Alfin








