Banjarbaru (Kemenag BJB) – “Mari siapkan diri lahir dan batin,” ajak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mahrus kepada masyarakat, khussnya seluruh jajaran ASN Kemenag Banjarbaru yang merupakan sosok figur bagi masyarakat sekitar.
Mengingat datangnya bulan suci Ramadhan kini tinggal menghitung hari saja, maka Mahrus menilai sangat penting bagi seorang muslim menyiapkan diri secara lahir batin untuk menjalani bulan suci.
“Himbauan ini saya sampaikan secara khusus kepada para ASN di lingkungan Kemenag dan KUA di wilayah Kota Banjarbaru sekaligus mengajak kepada masyarakat muslim di kota idaman ini agar benar-benar menyiapkan diri secara fisik dan mental untuk menjalani ibadah suci Ramadhan,” kata Mahrus Senin (21/03/22) di ruang kerjanya.
Mahrus menjelaskan bulan suci Ramadhan bagi seorang muslim yang beriman bukan hanya sekedar rutinitas sakral tahunan, melainkan sebagai waktu untuk benar menempa diri seorang muslim dalam mengukur baik kualitas dan kuantitas keimanan seseorang.
“Jika puasa hanya sekedar menahan lapar semua orang bisa, namun beda halnya dengan Ramadhan, ibadah ini tak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga melainkan menahan hawa nafsu, meningkatkan intensitas ibadah dari yang sedang semakin di tingkatkan, dan itu dibutuhkan kesiapan mental dan hati bagi seorang muslim yang tahu betul makna menjalankan Ramadhan,” jabarnya.
Di tanya mengenai anjuran pemerintah perihal pelaksanaan ibadah Ramadhan orang nomor satu di Kementerian Agama idaman Kota Banjarbaru menjelaskan jika, belum ada anjuran secara tertulis dari pemerintah terutama dari Kementerian Agama pusat terkait mekanisme tersebut, akan tetapi menurut dia akan lebih bagus masyarakat tetap menjalankan kegiatan ibadah Ramadhan dengan memperhatikan prokes yang sudah berjalan selama ini.
“Untuk saat ini kami belum mendapat anjuran dari Pemerintah pusat terkait pelaksanan ibadah-ibadah selama bulan Ramadan. Tapi secara pribadi saya menghimbau kepada masyarakat dan para pemuka agama ulama dan tokoh masyarakat tetap mengingatkan untuk selalu prokes dimanapun karena kita masih di dalam pandemi Covid-19,” tukasnya.
Di tempat terpisah Ketua Kelompok kerja penyuluh H. Fauzi pun sudah memberikan himbauan kepada para penyuluh agama lainnya untuk memberikan arahan kepada jamaah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan di samping tetap menjalankan ibadah puasa mendatang.
“Kami berharap kepada seluruh jajaran penyuluh memberikan arahan yang baik kepada masyarkat selain memberikan motivasi peningkatan ibadah Ramadhan pun juga tetap mengingatkan untuk kebaikan selama ibadah agar tetap laksanakan prokes sesuai prosedural yang sudah disepakati,” ujar penyuluh yang juga pimpinan salah satu pontren di Banjarbaru tersebut.








