Banjarbaru (Kemenag BJB) – “Upaya efisiensi mutasi jabatan adalah keharusan,” pesan penting Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Drs, H Mahrus saat memberikan arahan dalam kegiatan pelantikan pejabat Eselon IV dan pejabat fungsional serta PNS di lingkungan Kementerian Agama Kota Banjarbaru yang berlangsung pada Senin (05/09/22) di aula integritas Kemenag Kota Banjarbaru.
Di hadiri para pejabat struktural dan fungsional, Mahrus melantik Hadi Purwanto sebagai penyelenggara zakat wakaf, Veronica sebagai guru agama Katolik SMAN 1 Banjarbaru, Gusti Ratna sebagai ASN guru matematika pada MAN Banjarbaru.
Menurut Mahrus mutasi dan perpindahan status kepegawaian suatu yang lumrah dan ini menjadi fase yang pasti akan dijalani oleh setiap abdi negara.
Mahrus menyebutkan tujuan utama dari adanya mutasi ASN Kemenag adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari kinerja ASN yang bersangkutan dan juga upaya pembinaan, mutasi dapat juga dimungkinkan terjadi dikarenakan adanya penyederhanaan atau pengembangan suatu instansi.
“Hal paling utama yang perlu di perhatikan dalam setiap prosesi mutasi jabatan adalah, sebagai langkah untuk peningkatan kinerja dan efektifitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, di sisi lain sebagai upaya memberikan suasana baru, me-refresh dan memberikan tanggung jawab yang lebih bagi mereka yang dianggap mampu menjalankan amanah lebih besar,” imbuh orang nomor satu di Kementerian Agama Kota Banjarbaru ini.
Di waktu bersamaan usai pelantikan, Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Banjarbaru Ahmad Alamsyah kepada Jurnalis Kemenag menyampaikan, mutasi ini sebagi langkah mengisi kekosongan pada gara syariah yang sebelumnya di pimpin oleh H. Azrul azwar yang kini berdinas di Kementerian Agama Kabupaten Banjar pada posisi yang sama.
“Bagi kami siapapun yang mengisi jabatan ini harus mempu menjalankan program kerja dengan baik lantaran meneruskan estafet kepemimpinan di satker yang mereka pimpin, begitu halnya dengan para guru yang di lantik semakin besar tanggung jawab yang di emban maka semakin besar pula target keberhasilan yang musti dicapai,” ujarnya.
Mutasi jabatan belum genap satu bulan di gelar di lingkungan Kementerian Agama Kota Banjarbaru, sebagai cacatan mutasi ini dilakukan sebagai langkah peningkatan mutu pegawai dalam rangka menjalankan tugas dan jabatannya, mengingat semula pejabat dan pegawai termasuk guru yang di lantik di lingkungan Kementerian Agama Kota Banjarbaru memiliki predikat yang bagus dalam menjalankan tugas dan kewajiban.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








