Banjarbaru kemenag BJB Pelantikan kenaikan jabatan pegawai fungsional guru di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar pada Jumat (6/2/2026) ini dilaksanakan secara daring terpusat, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Thamrin, dan diikuti serentak oleh 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Pelantikan ini menjadi penanda penting bahwa kenaikan jabatan bukan sekadar perubahan status administratif, melainkan tonggak tanggung jawab moral dan profesionalisme, khususnya bagi guru sebagai garda terdepan pendidikan karakter. Dalam arahannya, H. Muhammad Thamrin menegaskan bahwa setiap ASN Kementerian Agama harus menjaga etika, sikap, dan kebijaksanaan, terutama di ruang publik dan media sosial. Ia mengingatkan bahwa ASN Kemenag memiliki peran strategis sebagai penjaga harmoni dan pendukung kebijakan pemerintah. “ASN Kementerian Agama harus bijak, santun, dan beretika dalam bermedia sosial. Kita ini wajah negara dan wajah moderasi. Jika ada kekurangan dalam kebijakan, sampaikan melalui jalur yang tepat, bukan dengan memviralkan yang justru dapat merusak kepercayaan publik,” tegas Thamrin. Menurutnya, etika ASN tidak berhenti pada jam kerja, tetapi melekat dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk di ruang digital yang kini menjadi etalase publik.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, dalam sambutannya usai prosesi pelantikan, menekankan bahwa kenaikan jabatan fungsional guru harus diiringi dengan kenaikan kualitas keteladanan. “Naik jabatan berarti naik tanggung jawab. Guru bukan hanya pengajar, tetapi pendidik nilai dan teladan akhlak. Apa yang kita ucapkan dan lakukan akan direkam oleh peserta didik,” ujar Mukhlis. Ia menegaskan bahwa guru yang dilantik diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi sesama pendidik, sekaligus menjadi figur yang menghadirkan rasa aman, inspiratif, dan berintegritas di lingkungan madrasah.
Mukhlis juga menilai bahwa momentum pelantikan ini harus dimaknai sebagai panggilan pengabdian, bukan sekadar pencapaian karier. Menurutnya, kualitas pendidikan madrasah akan tumbuh seiring dengan kuatnya karakter dan tanggung jawab para guru. Usai pelantikan, jajaran pejabat struktural Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru memberikan ucapan selamat kepada empat guru yang resmi dilantik sebagai pegawai fungsional guru. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menandai komitmen bersama untuk terus menjaga marwah pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
Pelantikan ini menjadi pengingat bahwa setiap kenaikan jenjang jabatan membawa amanah yang lebih besar, khususnya dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter. Guru, sebagai garda pendidik, dituntut tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kokoh dalam keteladanan. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul








