Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) - Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, mengatakan pentingnya harmoni umat beragama untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Harmoni kehidupan masyarakat dapat diukur melalui Indeks Harmoni Indonesia (IHaI).
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti pertemuan virtual Komunikasi Sosial Isu-isu Strategis Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya terkait Konsiyering Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, Rabu (13/2/25). Kegiatan diikuti Kepala Kanwil dan Kepala Kantor Kemenag seluruh Indonesia.
Kepala Kantor menunjukkan dukungannya terhadap IHaI sebagai alat ukur dalam memahami, memantau, dan meningkatkan harmoni sosial di Indonesia. “IHaI akan mempermudah dalam pemetaan persepsi, partisipasi, dan penerimaan masyarakat terhadap keberagaman,” ujarnya.
Mukhlis mengatakan bahwa Indeks Harmoni Indonesia sebenarnya beririsan dengan program prioritas Moderasi Beragama yang dicetuskan Kementerian Agama. Menurutnya, Kemenag sudah sejak lama berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial melalui pengembangan sikap moderat di masyarakat.
“Sebagai negara yang beragam dari segi agama, etnis, dan budaya, maka sikap moderat harus dimiliki oleh masyarakat agar kerukunan dapat diwujudkan. Oleh karenanya, Kementerian Agama dari awal sudah sangat fokus untuk membina masyarakat dalam menjaga toleransi satu sama lain,” terangnya.
Sosialisasi IHaI medapatkan apresiasi dari Kepala Kantor agar seluruh pemangku kepentingan yang terlibat memiliki sudut pandang yang sama terkait Indeks Harmoni, terlebih Indeks Harmoni berintegrasi dengan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Indeks Harmoni, diharapkannya, dapat berdampak pada optimalisasi pembangunan nasional. Pengukuran tingkat harmoni dapat dianalisis sehingga menjadi landasan penyusunan strategi pembangunan nasional berdasarkan pengamatan terhadap potensi permasalahan yang mungkin muncul dari keberagaman.
Lebih lanjut, ia juga berharap survei Indeks Harmoni tidak hanya mengukur saja, melainkan memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya harmoni sosial. “Kami sangat berharap Indeks Harmoni akan memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas sosial dengan saling menghormati dan menghindari konflik sosial,” tukasnya.
Pewarta: Rima
Foto : Nurul
Redaktur : Alfin
Pewarta: Rima
Foto : Nurul
Redaktur : Alfin








