Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) - ‘’Bulan syawal, bulan kemenangan bagi umat muslim,” ucap Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kota Banjarbaru H. Mahrus saat memberikan arahan pada kegiatan Upacara Kesadaran ASN, Rabu (26/04/23) di halaman Kankemenag Kota Banjarbaru.
Diarahannya Mahrus menjelaskan, Bulan Syawal juga menjadi bulan yang khusus bagi umat muslim karena pada bulan ini terdapat banyak amalan-amalan yang dianjurkan untuk dilakukan. Salah satunya adalah berpuasa enam hari di bulan Syawal, yang setara dengan pahala puasa sepanjang tahun.
Namun, perlu diingat bahwa bulan Syawal tidak hanya menjadi bulan kemenangan bagi umat muslim, tetapi juga menjadi bulan yang penuh dengan cobaan dan godaan. “Marilah kita selalu berusaha untuk mempertahankan keimanan dan ketakwaan kita sepanjang waktu, tidak hanya di bulan Syawal saja,” ajaknya.
Lebih lanjut Mahrus mengatakan, Bulan Syawal menjadi penanda berakhirnya bulan Ramadan, di mana umat muslim berpuasa dan memperbanyak ibadah selama sebulan penuh. Kedatangan bulan Syawal juga menandakan berakhirnya ibadah puasa, dan dimulainya salah satu hari raya terbesar dalam Islam, yaitu Idul Fitri.
Bulan Syawal terang H. Mahrus juga memiliki makna kemenangan bagi umat muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dihadapkan dengan hari raya Idul Fitri yang merupakan momen kemenangan bagi umat muslim.
“Selain itu, bulan Syawal juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Umat muslim di seluruh dunia saling berkunjung dan saling memaafkan satu sama lain sebagai bagian dari tradisi Halal bi Halal yang biasa dilakukan pada hari raya Idul Fitri,” terangnya.
Saat dimintai keterangan dilain kesempatan, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha Kankemenag Kota Banjarbaru Ahmad Alamsyah menjelaskan, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal Kementerian Agama No. 13 tahun 2023 tentang Cuti Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Kementerian Agama Pasca Cuti bersama dan Penyelenggaraan Kegiatan Pasca Idul Fitri 1444 Hijriah.
‘’Alhamdulillah sesuai dengan surat edaran, Kankemenag Kota Banjarbaru tidak melaksanakan Halal Bi Halal secara ceremonial akan tetapi dirangkai dengan upacara kesadaran pasca Idul Fitri 1444 H dengan saling bersalam-salam saling bermaafan seluruh ASN di lingkungan Kankemenag Kota Banjarbaru,” jelasnya.
Upacara Kesadaran ASN pasca Idul Fitri 1444 H sekaligus Halal Bi Halal diikuti oleh Kepala Kantor, Ka.Subbag TU, seluruh Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Ketua DWP, Penyuluh, Pengawas, Kepala RA/Madrasah dan seluruh ASN dilingkungan Kankemenag Kota Banjarbaru.
Penulis : Alfin
Foto : Alfin








