Banjarbaru (kemenag BJB) Berlangsung di halaman aula Jeddah pada Kamis (29/2) kepala kantor Kemenag Banjarbaru Mahrus melepas 500 lebih jamaah manasik haji cilik dari 21 lembaga Raudhatul Athfal SE kota Banjarbaru di bawah binaan seksi pendidikan madrasah Kemenag idaman Banjarbaru. agenda rutin ini merupakan kali ke 15 yang sudah di pelopori oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) kota Banjarbaru.
Dalam sambutannya Kepala kantor Kementerian agama Kota Banjarbaru Mahrus di hadapan puluhan guru ratusan santri dan ratusan wali santri menyampaikan harapannya agar giat manasik haji ini menjadi langkah awal untuk bisa mewujudkan cita cita anak anak pergi ke tanah suci.
‘’manasik haji ini menjadi langkah awal mengenalkan santri RA agar bisa bercita cita pergi ke tanah suci dalam rangka menunaikan rukun islam ke lima, sehingga dengan manasik haji ini anak mempunyai gambaran praktek sebagaimana yang di jalankan oleh tamu Allah di baitullah’’
Menurut mahrus pula, melaksanakan manasik haji cilik seperti ini merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat, terutama untuk anak-anak yang pada umumnya masih cenderung merasa bingung dan kesulitan dalam memahami tahapan atau ritual-ritual yang dilakukan selama ibadah haji.
‘’acara ini juga mampu memberikan kesempatan kepada para anak-anak untuk belajar lebih jauh tentang arti pentingnya menjalankan ibadah haji’’ pungkasnya.
Sementara itu Ketua IGRA kota Banjarbaru Masnun, dalam sambutannya menyampaikan, jamaah manasik haji cilik tersebut bukan tugas yang mudah mengingat dijalankan secara singkat, namun tidak mengurangi esensi ritual haji yang meliputi pemakaian ihram, wukuf,, Thawaf, Sai, jumrah, hingga tahallul.
‘’ seperti agenda rutin sebelumnya, manasik haji ini ingin lebih mengenalkan bagaimana menjalankan jamaah haji sebenarnya, namun dengan konteks yang singkat dan terukur untuk kalangan anak, alhamdulillah di kelia ke 15 pelaksanaan ini antusias para guru RA terus meningkat’’ ujar masnun dalam sambutan.
Manasik haji pada dasarnya digagas untuk memberikan pengalaman bagi anak-anak dalam mengenal manasik haji secara lebih dalam dan terarah. Para guru dan pengurus Raudhatul Athfal berperan besar dalam mewujudkan program yang sangat bermanfaat ini. Selain kepala kemenag, turut hadir Ketua DWP Ny Rusnah dan Ketua IGRA provinsi kalsel Nurul Hayani. Ard
Pewarta: Mardiyan
Editor: Taty&Nurul
Fotografer: Alfin








