KaKankemenag Tegaskan Evaluasi Kinerja Secara Menyeluruh Untuk Guru Madrasah dan PAI di Banjarbaru

KaKankemenag Tegaskan Evaluasi Kinerja Secara Menyeluruh Untuk Guru Madrasah dan PAI di Banjarbaru
Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan sebuah keharusan bagi tenaga pendidik di lingkungan madrasah maupun guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum. Menurutnya, Kantor Kemenag Kota Banjarbaru akan mengevaluasi secara menyeluruh sesuai dengan instrumen kepegawaian yang ada.

"Kami di Kemenag Kota Banjarbaru selalu ingin memastikan integritas para ASN selalu terjaga. Termasuk ASN guru di madrasah maupun guru PAI untuk melihat kualitas dan kuantitas kinerja mereka" tegas Mukhlis saat memberikan pembinaan pada Apel Pegawai, Senin (3/2/25) pagi.
 
Mukhlis menjelaskan bahwa Kantor Kemenag Kota Banjarbaru memiliki wewenang dan tanggungjawab untuk mengevaluasi kinerja ASN-nya. Fungsi evaluasi tersebut untuk mendorong profesionalisme tenaga pendidik, karena Kementerian Agama telah menggolontorkan anggaran yang besar untuk menunjang kinerja dan kesejahteraan guru. Sehingga, pertanggungjawabannya ialah memastikan para guru bekerja sesuai tugas dan fungsi.

"Kementerian Agama menaruh perhatian besar terhadap kinerja guru. Hal tersebut diupayakan melalui kegiatan pembinaan, pengawasan hingga evaluasi. Dari evaluasi tersebut maka diharapkan output pendidikan di madrasah maupun pendidikan Agama Islam di sekolah umum berjalan baik. Karena tunjangan kinerja guru PAI menjadi tanggungjawab Kementerian Agama," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan evaluasi dan pembinaan terhadap tugas dan fungsi guru PAI akan juga akan dilihat setelah dan sebelum mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Terbaru, Kemenag akan memprioritaskan penyelesaian sertifikasi guru melalui skema PPG dalam jabatan sampai dengan tahun 2026. Program ini berlaku untuk guru madrasah dan guru agama di sekolah umum.

"Kita akan lihat before dan after mengikuti PPG. Bagaimana kualitas profesionalismenya sebelum dan setelah PPG yang seharusnya kinerja harus lebih baik," ujarnya.
Add Comment