Banjarbaru (Kemenag) BJB — Memaknai Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 dengan penuh keteladanan dan kepedulian, Kementerian Agama Kota Banjarbaru menggelar rangkaian kegiatan ziarah ke makam tokoh-tokoh pendahulu Kemenag serta santunan kepada anak yatim, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud refleksi sejarah sekaligus penguatan nilai kemanusiaan dalam perjalanan pengabdian Kementerian Agama.
Usai melaksanakan Sholat Hajat Bersama di Aula Kantor Kemenag Banjarbaru, rombongan Kementerian Agama di bawah pimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, bersama jajaran struktural, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan panitia HAB ke-80, bergerak melaksanakan ziarah ke makam para tokoh yang telah berjasa dalam merintis dan mengembangkan Kementerian Agama di Banjarbaru.
Ziarah diawali dengan kunjungan ke makam KH. Zakki, tokoh ulama dan pendiri Pondok Pesantren Waratsatul Fuqaha, yang berlokasi di kawasan pesantren tersebut. Rangkaian ziarah diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa, dipimpin oleh Ustadz H. Mahlidin, berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini menjadi rutinitas tahunan Kemenag Banjarbaru sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pengabdian keagamaan di daerah ini.
Dalam keterangannya, H. Mukhlis Ridhani menegaskan bahwa ziarah ke makam tokoh-tokoh pendahulu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana menanamkan nilai keteladanan dan kesinambungan pengabdian. “Ziarah ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa apa yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu. Tradisi ini harus terus dijaga agar nilai keikhlasan, pengabdian, dan keteladanan mereka tetap hidup dalam setiap langkah Kemenag,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam H. Zamrori, salah satu tokoh senior Kementerian Agama yang pernah mengabdi sebagai pejabat pada masanya. Dari ziarah, rombongan melanjutkan agenda kunjungan sosial ke Panti Asuhan Ar-Rohman yang berlokasi di Guntung Manggis, sebagai wujud nyata kepedulian dan rasa syukur keluarga besar Kementerian Agama dalam peringatan HAB ke-80.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kemenag Banjarbaru yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor sekaligus Ketua Panitia HAB ke-80 Kemenag Kota Banjarbaru, bersama Baznas, menyerahkan santunan dan bantuan makanan kepada panti asuhan anak-anak yatim. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai interaksi antara jajaran Kemenag dan anak-anak panti. Ketua Panitia HAB ke-80, H. Khairani, menyampaikan bahwa santunan anak yatim merupakan bagian penting dari makna Hari Amal Bakti. “HAB bukan hanya tentang perayaan usia, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat. Berbagi dengan anak yatim adalah pengingat bahwa pengabdian Kemenag harus selalu berpihak pada nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi refleksi bahwa kekuatan Kementerian Agama terletak pada kemampuannya merangkul, melayani, dan menghadirkan harapan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Menutup rangkaian kegiatan, H. Mukhlis Ridhani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk jajaran ASN, panitia HAB, Baznas, serta Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Banjarbaru yang secara aktif mendampingi dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80. “Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita. Ziarah, doa, dan santunan ini adalah bagian dari ikhtiar menjaga nilai spiritual dan sosial Kemenag agar tetap hadir, relevan, dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui rangkaian ziarah dan santunan anak yatim ini, Kemenag Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk terus merawat warisan nilai para pendahulu sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, sejalan dengan semangat HAB ke-80: Kemenag Berdampak. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








