Kementerian Agama (Kemenag) H. Mahrus kepala kantor kementerian Agama Banjarbaru Saat memberikan arahan dalam pembinaan kepegawaian pada Senin (3/6) telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk menghindari terjebak dalam penipuan umroh dan ziarah selama musim Haji. Hal itu seiring instruksi menteri agama hanya ada 2 bisa resmi yakni visa haji reguler dan haji plus. Terlebih lagi banyaknya kasus bermunculan jamaah gelap yang terkena razia oleh otoritas negara Saudi arabia karen memakai visa umrah untuk m ngikuti haji yang pada dasarnya tidak di perbolehkan.
' Atas nama kepala kantor kementerian agama saya kembali mengingatkan dan menyarankan warga agar berhati-hati dengan tawaran paket perjalanan umroh dan ziarah selama musim haji. Menurutnya, ada kemungkinan bahwa penipu akan memanfaatkan situasi sulit di tengah lamanya masa tunggu jamaah haji ini dengan menawarkan paket umroh dan ziarah yang menarik, dengan harapan mendapatkan keuntungan besar dari calon jamaah yang kurang paham'
Mahrus juga memperingatkan jika peraturan ini di langgar tentunya akan merugikan para jamaah haji resmi. Di tambah lagi dengan jumlah jamaah haji seluruh dunia memang terbatas maka jika ada penambahan dari jamaah yang tidak resmi bisa di bayangkan akan melebihi batasan kemampuan wilayah dan juga otoritas setempat.
'dati pengalaman menjadi petugas haji banyak orang orang yang nekat justru akhirnya terlantar, jangan sampai ibadah haji kita tidak berkah lantaran mengambil jatah kuota orang lantaran hanya memburu bisa pergi ketanah suci tanpa mengindahkan peraturan pemerintah baik Indonesia maupun Arab Saudi' ujarnya.
Sementara itu kembali mempertegas pernyataan kepala kemenag, kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah kemenag Banjarbaru H. Syauqi mengatakan bahwa semakin tahun pemerintah Arab Saudi tegas dalam menegakkan aturan izin keberangkatan umroh dan ziarah pada masa di musim Haji, Oleh karena itu, warga diharapkan untuk selalu mengecek update secara rutin dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk tergiur tawaran umrah plus ziarah selama musim haji.
Kami berharap agar masyarakat dapat bersabar dan tetap menunggu masa keberkahan yang sudah di sesuaikan, kalaupun ada niatan umrah maka niatkan umrah tanpa harus ada niatan masuk di momentum haji yang nantinya akan merugikan diri sendiri juga orang lain' ungkap Syauqi.
Seperti di ketahui dalam beberapa pekan terakhir, media pemberitaan diramaikan dengan instensif nya polisi Saudi arabia dalam melakukan sweeping ke sejumlah hotel dalam rangka penertiban jamaah jamaah haji non resmi. Selin ada beberapa negara lain beberapa warga Indonesia yang terjaring juga tidak luput dari sorotan media nasional. ard
Pewarta: Mardiyan
Editor: Taty & Nurul
Fotografer: Alfin








