Banjarbaru (kemenag BJB). Kementerian Agama (Kemenag) banjarbaru berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan program santri Al Qur`an dari Taman Pendidikan Al Qur`an (TPA) di seluruh banjarbaru. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk memperluas akses pendidikan agama bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Statement itu disampaikan PLH Kasubbag Tata Usaha Kemenag Banjarbaru, Hadi Purwanto mewakili kepala kantor Kemenag saat menghadiri kegiatan Wisuda akbar ke IV tingkat kota banjarbaru BKPAKSI pada Ahad (10/6) di Gor Rudi Resnawan Banjarbaru
Menyampaikan sambutan kepala kemenag Hadi menuturkan jika Pendidikan agama menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan karakter bangsa. Untuk itu, Kemenag terus berupaya melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan agama di Indonesia, salah satunya melalui program santri Al Qur`an dari TPA.
‘’Program pendidikan santri Al Qur`an dari TPA menjadi wadah bagi anak-anak untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran agama Islam. Melalui program ini, para santri diberikan pembelajaran yang komprehensif dan intensif, insya allah kemenag mendukung program yang baik tersebut’’
Di hadapan 700 santri wisuda dan ribuan orang tua santri, hadi Menuturkan, melalui Kementerian agama memberikan rekomendasi penting tentang menyiapkan SDM pengajar yang benar benar mumpuni, serta kemenag Kemenag juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya untuk memastikan berjalannya program santri Al Qur`an dengan baik dan lancar.
Dalam pertemuan secara khusus dengan Humas Hadi menuturkan, Kemenag juga berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan agama bagi masyarakat. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah dan madrasah, serta membuka peluang kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan agama.
Sementera itu direktur daerah Badan Koordinasi Pendidikan Al-Quran dan Keluarga Sakinah (BKPAKSI) kota Banjarbaru Imam Sadikin menyampaikan "saat ini lembaga binaan di bawah BKPAKSI berjumlah 48 an lebih itu artinya potensi pengembangan alquran di banjarbaru masih sangat besar mengingat kini banjarbaru menjadi kawasan berkembang sebagai ibukota provinsi kalsel"
‘’Alhamdulillah memasuki fase wisuda tahun keempat ini lembaga semakin berkembang dan kini membawahi 40 lebih lembaga dengan total santri 8000 an di tambah pengembangan Majelis taklim Keluarga sakinah dan bergabungnya Rumah tahfidz’’
Imam Menjelaskan Terdapat manfaat besar yang didapatkan dari program santri Al Qur`an dari TPA, baik bagi santri itu sendiri maupun masyarakat di sekitarnya. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan agama menjadi salah satu kunci penting dalam pembangunan karakter bangsa.
Secara keseluruhan, dukungan penuh dari Kemenag terhadap pengembangan program santri Al Qur`an dari TPA menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam pembangunan karakter dan akhlak bangsa. Sesuai dengan visi pemerintah dalam menciptakan kota banjarbaru yang Maju Agamis dan Sejahtera ‘’ Banjarbaru Juara’’. Ard
Pewarta: Mardiyan
Editor: Taty & Nurul
Fotografer: Alfin








