Banjarbaru, Kemenag BJB. Rapat Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) ke-12 sekaligus ajang silaturahmi para anggota Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Banjarbaru digelar di MDT Ushuluddin pada kamis (19/6). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Pj Wali Kota Banjarbaru, H. Marhain Rahman, selaku Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, serta Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PAPKIS) Kemenag Kota Banjarbaru, H. Khairani.
Dalam sambutannya, Kasi PAPKIS Kemenag Kota Banjarbaru, H. Khairani, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa Kemenag siap memfasilitasi audiensi antara Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), MDT, dan pemerintah kota. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas SDM operator MDT, mengingat proses pengajuan bantuan kini berbasis aplikasi dan digitalisasi.
"Kemenag mendorong kemajuan SDM operator dalam upaya peningkatan kapasitas MDT semakin baik di tengah keterbatasan saat ini" ujar Khairani.
Khairani menyebutkan jika kemenag mendorong penuh peningkatan kualitas SDM operator di Madrasah Diniyah Takmiliyah. Menurutnya, pengelolaan administrasi dan pengajuan bantuan kini sudah berbasis digital melalui sistem aplikasi pusat, sehingga dibutuhkan operator yang kompeten dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami mendorong MDT untuk memperkuat SDM operatornya. Ini penting agar proses digitalisasi data dan administrasi bantuan bisa berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya di dalam sambutan.
Mahfuz - Ketua FKDT Kota Banjarbaru dalam sambutannya menyampaikan sejarah berdirinya MDT dan peran FKDT dalam membina lembaga pendidikan keagamaan nonformal. Ia juga menyoroti kegiatan PORSADIN (Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah) yang dilaksanakan dua tahun sekali sebagai bagian dari pembinaan santri MDT.
"kami berharap pembinaan terhadap guru MDT harus semakin ditingkatkan dalam rangka menunjang kemajuan pendidikan serta kualitas para guru MDT" harapnya
Syarawardi Sekretaris DPW FKDT Kalimantan Selatan turut hadir dan menyampaikan rencana pelaksanaan Wisuda MDT dan Khataman Massal yang direncanakan pada bulan Juli mendatang di Masjid Agung Banjarbaru mempunyai harapan yang sama.
"FKDT berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kota Banjarbaru, terutama dari wali kota yang akan datang, dalam hal pendanaan dan pengembangan program MDT ke depan" unggahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Pemko Banjarbaru, H. Marhain Rahman, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru membuka diri untuk berdialog dan siap memfasilitasi audiensi lanjutan guna mendukung eksistensi dan kemajuan MDT sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda di Banjarbaru.
"InsyaAllah kami akan berusaha dna mendukung penuh kegiatan pendidikan MDT demi kemajuan Banjarbaru lebih baik di sektor pendidikan dan pembentukan generasi muda saat ini" harapnya.
Dalam forum tersebut, juga dibahas beberapa isu penting, seperti keterbatasan operator di MDT dalam mengurus administrasi sertifikat dan program-program yang akan berlangsung, seperti kenaikan kelas, kelulusan, dan pembagian rapor yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni mendatang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara MDT, FKDT, Kemenag, dan Pemko Banjarbaru semakin erat dalam membangun pendidikan keagamaan yang berkualitas di kota Banjarbaru. Ard
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Redaktur: Nurul
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Redaktur: Nurul








