Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) – Dalam rangka meninjau langsung persiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M, Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan. Kunjungan berlangsung dari tanggal 26-28 Februari 2025.
Kunjungan tersebut didampingi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Selatan.
Dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji Prov. Kalimantan Selatan yang berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Rabu (26/2/25), turut hadir Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Kalsel, Kepala Kantor dan Kasi PHU Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Kalsel, serta unsur pemerintah terkait lainnya. Dari Kantor Kemenag Banjarbaru, hadir Kepala Kantor Kemenag Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, didampingi Kasi PHU Kemenag Banjarbaru, H. Ahmad Syauqi.
Anggota Dewan sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja, H. Siddiq, menekankan pentingnya fungsi DPR RI dalam penganggaran dan pengawasan terhadap penyelenggaraan haji. Komisi VIII berharap Kemenag dapat mempersiapkan segala hal terkait pelaksanaan haji dengan maksimal, demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
Terkait persiapan yang dilakukan Kementerian Agama, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU, Muhammad Zain, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan harapan Menteri Agama agar rekomendasi istithaah tidak semata-mata dilihat dari usia, melainkan dari aspek kesehatan jemaah. Sebab, ada jemaah lansia namun secara fisik tetap bugar, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar.
"Tahun ini, proses istithaah akan diberlakukan dengan ketat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah," tambahnya.
Sementara itu, menerangkan persiapan haji di Kalimantan Selatan, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, mengutarakan bahwa jajarannya sedang mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji secara matang.
"Kita terus melakukan persiapan operasional yang matang agar pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar," sambungnya.
Tambrin menambahkan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1196 Tahun 2024, kuota haji reguler untuk Prov. Kalimantan Selatan sebanyak 3.818 jemaah.
Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pun dilaporkan sudah mulai melakukan beberapa persiapan, mulai dari sarana prasana hingga bimbingan jemaah. Ke depannya fasilitas asrama akan bertambah dengan adanya pembangunan satu gedung baru yang akan dibangun pada tahun anggaran 2025 melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Gedung tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 176 jemaah.
Kepala Kantor Kemenag Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi antar lembaga dan memastikan seluruh persiapan haji di Kalimantan Selatan berjalan optimal. Menurutnya kerjasama antar stakeholder sangat penting, khususnya dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan haji yang bersifat dinamis.
"Kita ketahui bersama bahwa penyelenggeraan ibadah haji bukanlah hal yang sederhana, namun bukan berarti pula tidak dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Pengalaman penyelenggaraan haji tahun sebelumnya serta adanya dengar pendapat dengan Pemerintah pusat dan Komisi VIII akan memudahkan kita untuk memetakan persiapan haji demi penyelenggaraan yang semakin sempurna dari tahun ke tahun," sampainya.
Kepala Kantor berharap jemaah haji Kalimantan Selatan, khususnya jemaah kota Banjarbaru, dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, mulai dari keberangkatan, saat di tanah suci, hingga pulang kembali ke kampung halaman.
Pewarta : Rima
Foto : Alfin
Redaktur : Nurul
Pewarta : Rima
Foto : Alfin
Redaktur : Nurul








