Banjarbaru (Kemenag BJB) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Banjarbaru bersama Ketua IGRA provinsi kalsel melakukan silaturahmi kepada Guru RA Irsyadul Aulad sekaligua mendampingi proses kegiatan vaksinasi dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilakukan tidak kurang kepada 30 siswa RA Irsyadul Aulad.
Diwawancara langsung dengan ketua DWP Kementerian Agama Kota Banjarbaru Hj Rusnah Mahrus, menjelaskan tahun 2022 ini Kemenkes RI mencanangkan program BIAN untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi COVID-19.
‘’imuniasasi kepada anak ini sebagai langkah memberikan perlindungan akan bahaya virus dan penyakit, dengan dilakukannya imunisasi menjadi salah satu ikhtiar untuk menangkal bahaya penyakit yang bisa saja menyerang anak,’’ ungkapnya kepada jurnalis kemenag saat mendampingi proses vaksinasi oleh dinas kesehatan dari puskesmas setempat.
Lebih lanjut istri kepala kemenag Kota Banjarbaru ini menyebutkan, program tersebut sebagai upaya menutup kesenjangan imunitas anak dengan melakukan hamonisasi kegiatan imunisasi tambahan (campak-rubela) terutama di kalangan anak di bawah umur.
‘’DWP berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan Sehat terutama pada Anak Usia Dini yang bebas dari bahaya penyakit dan virus dengan ikut berpartisipasi dalam program BIAN, dan alhamdulillah partisipasi vaksin ini di dukung penuh oleh orang tua siswa,” lanjutnya.
Katua Ikatan Guru Raudatul Athfal Kalimantan Selatan Hj. Nurul Hayani yang turut dalam rombongan DWP Kemenag Kota Banjarbaru juga memberikan tanggapan yang sama. Menurutnya, para guru harus menyadari pentingnya memberikan perlindungan bagi anak didik, tak hanya itu peran orang pun sangat penting dalam suksesnya program BIAN.
“Kita mengakui masih ada beberapa orang tua yang awam terhadap program vaksin ini lantaran masih takut, namun itu menjadi tugas guru beserta dinas kesehatan setempat untuk memberikan arahan dan pengertian tentang pantingnya pemberian vaksin kepada anak,” ujarnya kepada Humas.
RA Irsyadul Aulad adalah satu dari beberapa RA di Banjarbaru yang sama-sama menjalani program BIAN, dengan jalannya vaksin ini di harapkan bisa memberikan perlindungan kesehatan bagi para siswa RA khsusunya dalam menjalani kegiatan belajar di sekolah serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.








