Banjarbaru, Kemenag BJB – Komitmen bersama dalam mendorong kemajuan pendidikan kembali ditegaskan melalui Konferensi PGRI XXIII yang digelar di Aula Widyatama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Senin (28/7). Kegiatan ini dihadiri oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan serta pengurus PGRI se-Kalimantan Selatan.
Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rivai, dalam sambutannya mengapresiasi capaian dunia pendidikan di Kota Banjarbaru yang dinilai terus menunjukkan peningkatan kualitas. Ia juga mengajak seluruh guru untuk bersatu dan terus mengembangkan diri.
"Kualitas pendidikan di Banjarbaru makin terasa meningkat. Kita berharap, semua guru di Kalimantan Selatan semakin bersatu, terus meningkatkan kompetensi, prestasi, dan profesionalisme. Dengan begitu, kita akan lebih berguna dalam mendidik generasi bangsa yang unggul," ujar Abdul Rivai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, turut hadir dan menyampaikan dukungan penuh terhadap arah pembaruan yang dibahas dalam forum tersebut. Menurutnya, transformasi pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan kerja kolaboratif semua pemangku kepentingan, termasuk guru-guru di bawah naungan Kemenag.
"Kemenag tentu mendukung penuh transformasi pendidikan, karena ini adalah upaya bersama untuk melahirkan generasi penerus yang unggul dan moderat. Guru memiliki posisi strategis dalam proses ini, baik di sekolah umum maupun madrasah," ungkap H. Mukhlis.
Sementara itu, Asisten I Setda Kota Banjarbaru, Abdul Basit, yang mewakili Wali Kota Banjarbaru, menyampaikan bahwa PGRI bukan hanya sekadar organisasi profesi, melainkan bagian penting dari pembangunan karakter bangsa.
"PGRI adalah kekuatan kolektif guru. Guru adalah kunci dalam mencetak generasi unggul. Kita berharap dari konferensi ini akan lahir kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan zaman dan membawa semangat baru bagi dunia pendidikan," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi guru sebagai garda terdepan pendidikan, serta mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia. DIY
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








