Banjarbaru Kemenag BJB. Berlangsung di aula integritas Kementerian Agama kota Banjarbaru pada Jumat (9/8) Plt kakankemenag Banjarbaru H. Alamsyah memimpin langsung jalannya rapat persiapan HUT RI ke 79 yang rencananya akan di gelar di MAN Kota Banjarbaru. dalam arahannya menerima masukkan dari peserta rapat yang terdiri dari kepala seksi di lingkungan Kementerian Agama kota Banjarbaru.
'Untuk HUT kemerdekaan RI tahun ini Kementerian Agama berencana membuat rangkaian kegiatan sedikit agak berbeda diantaranya akan mengundang para guru ASN maupun non ASN serta perwakilan dari Pondok Pesantren yang nantinya akan ikut pada kegiatan upacara 17 Agustus di Madrasah Aliyah Negeri kota Banjarbaru'
Lebih lanjut Alamsyah menjelaskan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan ini nantinya direncanakan ada tasyakuran bagi seluruh peserta sekaligus semarak kemerdekaan akan diwarnai berbagai macam perlombaan diantaranya, lomba bulutangkis, balogo, catur, tenis meja, dan beberapa lainnya.
" kami berharap seluruh ASN karyawan bisa terlibat dalam rangka keikutsertaan dalam rangkaian kegiatan adalah bukti bahwa kita cinta akan NKRI' pesan Alamsyah
Sementara itu, di tengah kegiatan musyawarah beberapa usulan dilontarkan oleh sejumlah kasi, salah satunya kasi pendidikan madrasah Fahmi Fitriadi kepada Plt, menurutnya tidak menutup kemungkinan jika peringatan HUT kemerdekaan RI dengan rangkaian kegiatan upacara ke depan bisa melibatkan siswa-siswa madrasah. Lebih dari itu, menurutnya rangkaian kegiatan semaraknya juga bisa diikuti oleh delegasi santri madrasah di bawah binaan Kementerian Agama.
' dengan tema Nusantara baru indonesia maju menjadi salah satu tagline yang menyemangati Kementerian Agama kota Banjarbaru khususnya ibukota provinsi Kalimantan Selatan yang dinobatkan sebagai kawasan penyangga ibukota, tidak ada salahnya menunjukkan kemeriahan perayaan HUT kemerdekaan RI sedikit lebih meriah daripada yang lainnya.' ujar Fahmi.
Seperti tahun-tahun sebelumnya kegiatan HUT kemerdekaan RI seluruh ASN dan non ASN diwajibkan mengikuti kegiatan upacara dengan baju adat daerah masing-masing. Sesuai arahan Plt, untuk tahun ini akan menunggu instruksi dari pusat apakah tema upacara diperbolehkan memakai baju adat atau memakai baju resmi korpri. Ard
Pewarta : Mardiyan
Editor : Taty & Nurul
Fotografer : Alfin








