Menata Mutu dari Hulu KKMI Banjarbaru Pacu Kompetensi Kepala MI

Menata Mutu dari Hulu KKMI Banjarbaru Pacu Kompetensi Kepala MI
Banjarbaru kemenag BJB — Menatap tantangan pendidikan 2026, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kota Banjarbaru tancap gas memperkuat kompetensi kepala madrasah. Melalui rapat koordinasi yang digelar Rabu (21/1/2026), KKMI membedah sejumlah agenda strategis, mulai dari Tes Kemampuan Akademik (TKA), persiapan akreditasi madrasah, pembaruan EMIS dan SIMPATIKA, hingga penataan pembelajaran jelang Ramadan.

Rapat yang berlangsung di Banjarbaru tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani, para kepala MI, pengawas madrasah, serta jajaran guru. Forum ini menjadi ruang konsolidasi penting untuk memastikan arah kebijakan madrasah berjalan terukur, adaptif, dan berdaya saing. Kepala Kankemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menegaskan bahwa penguatan kualitas madrasah harus dimulai dari kepemimpinan. Menurutnya, kepala madrasah bukan sekadar administrator, melainkan penggerak mutu pendidikan. “Kalau ingin madrasah maju, maka kepalanya harus terus belajar dan beradaptasi. Kompetensi kepala madrasah adalah hulu dari kualitas pembelajaran di kelas,” tegas Mukhlis dalam arahannya.

Ia juga menyoroti kesiapan madrasah menghadapi Ramadhan yang tinggal hitungan pekan. Menurutnya, momentum Ramadhan harus dikelola dengan perencanaan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan tetap menjaga mutu akademik. “Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas belajar, justru ini ruang pembentukan karakter, spiritualitas, dan penguatan nilai moderasi beragama di madrasah,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, KKMI juga memetakan madrasah yang habis masa akreditasinya pada 2026, sekaligus mendorong pembenahan data melalui EMIS dan SIMPATIKA sebagai fondasi kebijakan yang akurat dan terukur. Kepala MI Banjarbaru, Ida Zulfiati, menyambut baik langkah peningkatan kompetensi yang digagas KKMI. Ia optimistis, penguatan kapasitas kepala madrasah akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar. “Peningkatan kompetensi ini bukan hanya untuk kepala madrasah, tapi efeknya akan dirasakan guru dan peserta didik. Ketika pemimpinnya kuat, iklim belajar di madrasah akan tumbuh lebih sehat dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Nurul Mukarromah menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan kekhasan Ramadan. Ia berharap kepala madrasah mampu mengelola kalender pembelajaran secara kreatif tanpa mengurangi substansi kurikulum. “Ramadan harus disambut dengan perencanaan yang matang. Kepala madrasah dituntut cakap mengatur ritme belajar, agar nilai akademik tetap berjalan seiring dengan penguatan spiritual peserta didik,” jelasnya.

Nurul juga menilai peningkatan kompetensi kepala madrasah akan mempermudah fungsi pengawasan, karena standar pengelolaan madrasah menjadi lebih seragam dan profesional. Menuju Madrasah Lebih Berdaya Saing, Rapat koordinasi KKMI ini menjadi penegasan bahwa transformasi madrasah tidak bisa dilakukan secara parsial. Mulai dari kepemimpinan, sistem data, akreditasi, hingga desain pembelajaran Ramadan, seluruhnya harus disiapkan sejak dini.

Dengan langkah menata mutu dari hulu, Kementerian Agama Kota Banjarbaru optimistis madrasah ibtidaiyah akan semakin adaptif, kompetitif, dan relevan menjawab kebutuhan zaman, tanpa kehilangan jati diri nilai-nilai keislaman. diy

Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Add Comment
ini Kemenag Banjarbaru Kalsel keywordnya Photos
  • Jadwal Imsyakiah Wilayah Kota Banjarbaru
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447H / 2026M
  • Zakat Fitrah 1446 H / 2025 M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat dan Sukses atas dilantiknya Menteri Agama dan Wakil
  • Selamat atas dilantiknya Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, MA
  • Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian sebagai Menteri Ag
 See More..