Menyentuh Nurani di Balik Jeruji Penyuluh Kristen Bina Iman Warga Lapas Banjarbaru

Menyentuh Nurani di Balik Jeruji Penyuluh Kristen Bina Iman Warga Lapas Banjarbaru
Banjarbaru kemenag BJb — Di balik dinginnya jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarbaru, secercah harapan terus dihadirkan melalui sentuhan iman dan pendampingan rohani. Salah satunya dilakukan oleh Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Pendeta Ester Wati, yang secara konsisten melaksanakan pembinaan iman bagi warga binaan Katolik.

Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) di Lapas Banjarbaru. Pendampingan rohani ini menjadi bagian dari tugas mulia penyuluh agama dalam menghadirkan negara dan nilai-nilai keagamaan bagi setiap warga, tanpa terkecuali mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di balik tembok pemasyarakatan. Pendeta Ester Wati menyampaikan bahwa pembinaan iman di lingkungan lapas bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi ruang untuk menyentuh nurani, menumbuhkan harapan, serta menguatkan batin warga binaan agar mampu menjalani proses pembinaan dengan lebih bermakna. “Di tempat yang serba terbatas ini, iman justru menjadi ruang yang membebaskan. Kami hadir untuk mendampingi, menguatkan, dan mengingatkan bahwa setiap manusia tetap memiliki martabat serta kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Suasana pembinaan berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Warga binaan mengikuti bimbingan rohani dengan antusias, menjadikan momen tersebut sebagai ruang refleksi, doa, dan penguatan diri di tengah keterbatasan ruang gerak. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, memberikan apresiasi atas peran aktif penyuluh agama Katolik dalam melaksanakan pembinaan iman di lapas. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memastikan hak-hak spiritual setiap warga negara tetap terpenuhi. “Pembinaan iman bagi warga binaan adalah bagian dari pelayanan keagamaan yang tidak boleh terputus. Penyuluh agama hadir bukan untuk menghakimi, melainkan untuk membimbing, menguatkan, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Mukhlis.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pembinaan tersebut merupakan hasil sinergi yang telah terbangun melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Agama Kota Banjarbaru dan pihak Lapas Banjarbaru yang ditandatangani pada tahun sebelumnya. Kerja sama ini menjadi payung hukum sekaligus komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di lingkungan lapas. “Melalui kerja sama ini, pembinaan rohani di lapas berjalan terarah, terukur, dan berkesinambungan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan dan harmoni di tengah keberagaman warga binaan,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Mukhlis Ridhani menegaskan bahwa Kementerian Agama akan terus berkomitmen menjamin hak setiap manusia untuk mendapatkan pembinaan keagamaan, sekaligus menjadikan lapas sebagai ruang pembinaan yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan kerukunan. “Jeruji besi tidak boleh membatasi hak seseorang untuk beriman dan dibina secara rohani. Justru di tempat inilah nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan harus terus dirawat demi masa depan yang lebih baik bagi para warga binaan,” pungkasnya. Diy

Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Add Comment
ini Kemenag Banjarbaru Kalsel keywordnya Photos
  • Jadwal Imsyakiah Wilayah Kota Banjarbaru
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447H / 2026M
  • Zakat Fitrah 1446 H / 2025 M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446H / 2025M
  • Selamat dan Sukses atas dilantiknya Menteri Agama dan Wakil
  • Selamat atas dilantiknya Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, MA
  • Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian sebagai Menteri Ag
 See More..