Moderasi beragama bagi Guru Kakankemenag dukung peningkatan kualitas pendidikan

Moderasi beragama bagi Guru Kakankemenag dukung peningkatan kualitas pendidikan

Banjarbaru Kemenag Banjarbaru. Program penguatan moderasi beragama di berbagai kalangan khususnya di bawah institusi Kementerian Agama secara masif dilakukan dari pusat hingga ke bawah, salah satunya dalam bidang pendidikan penguatan moderasi juga dilakukan kepada para guru madrasah, tidak kurang dari 325 PNS dan 199 PPPK menerima arahan langsung dari Kakanwil Kemenag Kalsel H. Muhammad Tambrin di aula Jeddah UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada Senin (20/1).


Kegiatan Pembinaan yang dilaksanakan  bersamaan dengan pembagian SK Redistribusi PNS T.A 2019 dan SK Penugasan PPPK T.A 2022.  Dalam arahannya Tambrin mengatakan,  pemahaman dan kesadaran guru tentang pentingnya moderasi beragama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, menjadi salah satu cara dalam memberikan pembelajaran kepada generasi muda bahwa perbedaan itu ada dan harus saling menghargai satu sama lain


"Moderasi beragama sangat penting dalam menciptakan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Kami berharap guru-guru dapat menjadi teladan dan agen perubahan dalam menanamkan sifat saling menghormati dan menghargai di tengah perbedaan," Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Tambrin dalam arahannya. 


Menurut orang nomor satu di Kanwil Kemenag Kalsel tersebut bahwa moderasi beragama juga mampu mengembangkan kesadaran guru tentang pentingnya toleransi dan keharmonisan. Maka, sudah tentu pendidikan moderasi sangat penting di lakukan bagi ASN di Kementerian Agama. 


“Kementerian Agama akan berkomitmen penuh untuk mendorong satker di daerah tetap mengembangkan moderasi beragama sebagai langkah untuk bisa beradaptasi di tengah perbedaan, perbedaan itu anugrah maka sudah selayaknya kita memelihara perbedaan untuk menciptakan keharmonisan” harapnya. 


Hadir dalam giat serupa Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H.Mukhlis Ridhani kepada Humas secara khusus menyampaikan, pembekalan penting mengenai moderasi beragama bagi para guru selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan juga sebagai upaya mengikis radikalisme dan ekstremisme di kalangan siswa, dengan harapan peran penguatan guru sebagai agen moderasi yang kuat. 


“Guru harus memiliki bahan ajar yang mendukung terciptanya moderasi beragama, serta mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum serta mengajarkan kerjasama dengan organisasi baik intra maupun ekstra sekolah” katanya kepada Humas. 


Seperti diketahui program moderasi beragama memiliki tujuan penting terutama dalam lingkungan pendidikan, dengan  merawat kebhinekaan, menjaga keharmonisan di tengah perbedaan menjadi hal mutlak dalam terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan di bawah naungan NKRI.


Pewarta : Mardiyan
Editor : Nurul

Fotografer : Alfin

Add Comment