Banjarbaru (Kemenag BJB) – Ngulik masalah perhajian, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru mengundang secara khusus Kepala Seksi penyelenggara haji dan umrah sekaligus sebagai narasumber, ngulik masalah haji menjadi wadah tanya jawab bagi para wanita istri para ASN Kemenag Banjarbaru untuk tahu lebih banyak dan tanya jawab seputar pelaksanaan haji.
“Kegiatan pertemuan dengan DWP Kemenag Kota Banjarbaru tesebut sebagai bagian dari sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada anggota DWP tentang layanan haji yang disediakan Kankemenag, sehingga mereka paham secara mandiri dan dapat memberikan informasi yang akurat dan berguna kepada masyarakat mengenai prosedur pembayaran, persyaratan dokumen, dan tahapan pelaksanaan haji,” ujar H. Syauqi saat memberikan sambutan, Rabu (15/03/23) di aula Integritas Kemenag Kota Banjarbaru.
Sauqi juga menjelaskan dalam materi yang di sampaikan nya tentang sejumlah informasi mengenai program-program terbaru yang disediakan Kankemenag khususnya yang berkaitan dengan masalah haji, diantaranya terkait mengenai mekanisme pendaftaran dan penyeleksian jamaah haji, serta tata cara penggunaan aplikasi e-Hajj untuk memudahkan pelaporan dan pengurusan dokumen-dokumen terkait haji.
“Seperti yang di ketahui tidak semua masyarakat tahu proses dan prosedural pendaftaran dan program layanan haji yang kini semakin berkembang, giat ngulik asyik bersama PHU ini menjadi sarana memperbanyak informasi yang mungkin banyak tidak diketahui,” tambahnya.
Di waktu bersamaan Ketua DWP Kemenag Kota Banjarbaru Ny.Hj. Rusnah Mahrus sangat bersyukur dengan terselenggaranya program tersebut, istri Ka.Kankemenag Kota Banjarbaru berharap Semua informasi yang disampaikan dapat membantu anggota DWP dalam memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat mengenai layanan haji yang disediakan Kankemenag.
Dengan sosialisasi tersebut diharapkan anggota DWP Kemenag Kota Banjarbaru dapat menjadi mitra yang handal dalam menyampaikan informasi mengenai layanan haji kepada masyarakat, sehingga proses pendaftaran dan pelaksanaan haji dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Baik secara internal keluarga dekat juga kemungkinan di kemudian hari ada masyarakat yang ingin tahu tentang perihal layanan haji.
Penulis : Ard
Foto : KiE








