Banjarbaru kemenag BJB-Aula SMP Negeri 2 Kota Banjarbaru pada Kamis (27/11) kembali riuh oleh puluhan siswa yang larut dalam suasana penuh semangat. Mereka secara antusias menyaksikan penampilan para grup syarhil Quran melalui kegiatan nobar yang digelar langsung di aula sekolah. Hari ini menjadi penampilan terakhir dari rangkaian 19 grup syarhil Quran yang berkompetisi selama dua hari pada ajang MTQ Nasional tingkat Kota Banjarbaru ke-20.
Koordinator bidang Syarhil Quran, Fahmi Fitriadi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa yang memilih untuk menonton langsung performa penuh retorika Qur`ani tersebut.
“Kami membuka ruang bagi sekolah dan para siswa untuk ikut menyaksikan syarhil. Anak-anak perlu melihat bahwa dakwah bisa disampaikan secara indah, energik, dan penuh makna. Mudah-mudahan ini memantik semangat mereka untuk belajar retorika Qur`ani sejak dini,” ujarnya.
Fahmi juga menambahkan bahwa cabang syarhil Qur`an merupakan salah satu kategori yang paling kaya nilai inspirasi bagi remaja.
“Syarhil mengajarkan keberanian berbicara, kemampuan menyusun argumen, hingga kecakapan bercerita. Ini seni dakwah yang dekat dengan dunia anak muda. Kami berharap, tontonan hari ini bisa berubah menjadi tuntunan bagi mereka,” tambahnya.
Di waktu yang sama, panitia cabang lomba syarhil Quran, Muhammad Khairul Ridho, menjelaskan bahwa Kamis ini menjadi babak pamungkas bagi seluruh peserta.
“Hari ini 19 grup resmi menuntaskan penampilan mereka. Selanjutnya seluruh komponen penilaian akan diperiksa secara detail oleh dewan juri—mulai dari retorika, kesesuaian tema, ekspresi, hingga kedalaman materi. Dari sinilah nanti akan ditentukan siapa yang menjadi yang terbaik,” jelasnya.
Penampilan demi penampilan yang ditonton para siswa hari ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang edukasi luar biasa. Melihat bagaimana para peserta yang sebagian besar seusia mereka membawakan nilai agama melalui bahasa yang indah dan argumentatif, menjadi dorongan tersendiri bagi anak-anak SMP untuk mulai berani tampil dan belajar berbicara dengan penuh percaya diri.
Dengan gelaran nobar syarhil Quran ini, sekolah berharap semangat literasi, retorika, dan kecintaan terhadap Al-Qur`an semakin tumbuh di kalangan pelajar. Syarhil bukan hanya panggung lomba, tetapi juga sarana membentuk generasi muda yang cerdas, santun, dan siap menjadi duta dakwah yang inspiratif bagi Banjarbaru. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian








