Banjar-kemenag BJB, Cabang Tahfidz 30 Juz yang berlangsung di masjid Muhammad Ali menjadi salah satu cabang yang paling bergengsi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur`an Nasional (MTQN) XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kabupaten Banjar. Kafilah Kota Banjarbaru menurunkan dua kontingen andalan putra dan putri yang bersaing dengan peserta dari 12 kabupaten/kota lainnya se-Kalimantan Selatan.
Dibutuhkan konsentrasi tinggi, ketahanan mental, serta pemahaman mendalam terhadap Al-Qur`an bagi para peserta untuk bisa tampil maksimal dalam cabang ini. Kedua kontingen Banjarbaru pun telah mempersiapkan diri secara optimal untuk memberikan penampilan terbaik mereka di hadapan dewan hakim.
Official Kafilah sekaligus pendamping kontingen Banjarbaru, H. Pahrin, mengungkapkan bahwa persaingan antar peserta sangat ketat, mengingat kemampuan para hafiz dan hafizah dari daerah lain juga tak bisa dipandang sebelah mata.
"Semua kontingen memiliki kemampuan yang setara. Tapi pada akhirnya, semua akan bergantung pada penilaian dewan hakim. Kami tetap optimis, insyaAllah Banjarbaru bisa tembus ke babak final," ujar pria asal Barabai tersebut saat di temui awak humas pada Selasa (24/6).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, turut memberikan dukungan penuh. Ia menyampaikan bahwa semangat dan optimisme adalah kunci penting dalam meraih hasil terbaik di setiap cabang lomba, termasuk Tahfidz 30 Juz.
"Yang terpenting adalah semangat dari para peserta dan keyakinan dari para pelatih yang sudah mengetahui target realistis yang bisa dicapai. Itu menjadi modal utama dalam setiap kompetisi," tegasnya.
Dengan bekal latihan matang, dukungan penuh dari para official, dan semangat juang para peserta, Kafilah Banjarbaru berharap mampu mencatat prestasi gemilang dan mengukir nama di panggung final MTQN XXXVI Provinsi Kalimantan Selatan dan mengharumkan nama Banjarbaru. Ard
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian
Pewarta: Mardian
Foto: Mardian








