Banjarbaru (Kemenag BJB) - Kepala Kantor Kementerian Agama kota Banjarbaru H, Mahrus didampingi Kasi Bimas Islam H. Rimazullah membuka acara Pemetaan Wawasan Kebangsaan dan Pemahaman Keagamaan bagi penyuluh Agama Islam se kota Banjarbaru di Aula Al Ikhlas, Selasa (01/11/22),
Program tersebut merupakan program serentak yang dilaksanakan di 26 provinsi seluruh Indonesia dengan sasaran para penyuluh agama islam di tingkat kota kabupaten.
Di Kementerian Agama kota Banjarbaru program pemetaan wawasan kebangsaan diikuti 51 penyuluh agama yang terdiri dari 13 penyuluh Agama Islam fungsional dan 38 penyuluh Agama Islam Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS).
Kapala kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru Mahrus dalam sambutannya menuturkan jika, kompetensi dan kapasitas penyuluh harus meningkat, sebagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dengan mempertimbangkan aspek kemampuan dan kompetensi para juru dakwah yang ada di lapangan.
“Kementerian agama tidak mungkin menerjunkan SDM tanpa dibekali kemampuan yang sesuai dengan tugasnya di masyarakat, maka dari itu pemetaan wawasan kebangsaan sangat penting bagi keberlangsungan jalannya program pemerintah dalam menanggulangi disintegrasi, terorisme di NKRI,” ujarnya
Sementara H. Rimazullah mengatakan kegiatan tersebut merupakan amanah Undang-Undang yang sifatnya wajib dan menyeluruh dengan harapan, dari program ini ada rencana aksi Naisonal pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme pada tahun 2020 – 2024 mendatang.
Jullah menambahkan jika, dengan berjalannya program pemetaan wawasan kebangsaan bagi para penyuluh ini akan muncul rumusan yang nanti menjadi peningkatan kompetensi PAI yang berdampak pada kinerja dalam menjalankan tugas dan bimbingan kepada masyarakat.
‘’Dengan peningkatan kompetensi para penyuluh maka diharapkan ini menjadi langkah yang baik dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas penyuluh guna menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








