Banjarbaru (Kemenag) bjb – Kementerian Agama Kota Banjarbaru melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam terus memperkuat komitmen moderasi beragama di tengah masyarakat. Kamis (30/10), kegiatan pembinaan Kampung Moderasi kembali digelar di Kelurahan Guntung Manggis, menghadirkan narasumber Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, serta dihadiri aparat kelurahan dan masyarakat setempat.
Dalam arahannya, H. Mukhlis Ridhani menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan toleransi di tengah perkembangan Kota Banjarbaru yang kian pesat.
“Kota Banjarbaru terus tumbuh menjadi kota yang maju dan dinamis. Namun kemajuan tidak akan berarti tanpa kedamaian. Karena itu, kita ingin Banjarbaru menjadi teladan dalam keharmonisan umat beragama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat moderasi beragama bukan hanya tanggung jawab aparatur pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah hadir untuk melindungi semua pemeluk agama. Tapi menjaga kedamaian, ketenteraman, dan keamanan dalam beribadah adalah tanggung jawab kita bersama. Kita ingin anak-anak kita kelak mewarisi Banjarbaru yang damai, tenteram, dan penuh semangat persaudaraan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Banjarbaru, H. Rimazullah, dalam sambutannya menuturkan bahwa program Kampung Moderasi menjadi salah satu instrumen strategis dalam membumikan nilai-nilai toleransi di tingkat akar rumput.
“Melalui pembinaan seperti ini, kami berharap tercipta pemahaman bersama antarwarga. Ke depan, dampaknya diharapkan bukan hanya pada penurunan potensi gesekan sosial, tapi juga tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kerukunan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif bersama masyarakat mengenai praktik moderasi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari toleransi antar tetangga, kegiatan keagamaan bersama, hingga peran tokoh masyarakat dalam merawat kedamaian di lingkungan.
Melalui penguatan Kampung Moderasi di Guntung Manggis, Kemenag Banjarbaru berharap semangat kerukunan dan kolaborasi lintas agama semakin mengakar kuat dalam kehidupan sosial warga.
Sebagaimana disampaikan Kakankemenag, “Menjaga kedamaian adalah bagian dari ibadah sosial kita. Semoga Banjarbaru selalu menjadi kota yang teduh, damai, dan membawa berkah bagi semua.” tutupnya. Diy
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








