BANJARBARU kemenag BJB– Usai prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Aula Gawi Sabarataan pada Jumat (21/11), sebanyak 40 pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kota Banjarbaru Periode 2024–2027 resmi dilantik. Pengukuhan dilakukan oleh Asisten I Setdako Banjarbaru, Rizana Mirza, yang sekaligus membacakan sambutan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.
Acara turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, tenaga ahli percepatan pembangunan Kota Banjarbaru, serta para tokoh agama dan pegiat pembinaan Al-Qur`an.
Dalam sambutan yang dibacakan Asisten I, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan bahwa LPTQ merupakan garda depan dalam melahirkan generasi Qur`ani yang berakhlak, unggul, dan berprestasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pengurus baru harus menjadi energi baru bagi kemajuan pembinaan di Banjarbaru.
“Saya berharap kafilah Banjarbaru mampu meraih prestasi terbaik, bukan hanya pada MTQ tingkat kota tetapi juga di level provinsi dan nasional. Lebih dari itu, syiar Islam dan nilai-nilai Al-Qur`an harus semakin mengakar di tengah masyarakat,” demikian kutipan sambutan Wali Kota yang dibacakan.
Wali Kota juga memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, LPTQ, dan kementerian agama dalam upaya memperluas pembinaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Usai pengukuhan, Ketua LPTQ Banjarbaru terpilih, Ust. Hendri Atmaja, menyampaikan komitmennya untuk membawa LPTQ pada era pembinaan yang lebih terarah dan terukur. Dengan waktu yang semakin dekat menuju pelaksanaan MTQ Nasional Tingkat Kota Banjarbaru ke-20, ia memastikan seluruh struktur dan bidang pembinaan segera bergerak.
“Ini bukan hanya soal event, tetapi tentang menyiapkan fondasi pembinaan yang kuat. LPTQ Banjarbaru akan bekerja memastikan kafilah kita berkembang bukan hanya secara kemampuan, tetapi juga karakter. MTQ ke-20 menjadi momentum konsolidasi, dan kami siap menyukseskannya dengan penuh dedikasi,” ujar Ust. Hendri Atmaja.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan madrasah, pesantren, dan komunitas Qur`ani di Banjarbaru akan diperkuat untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih merata.
Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menyatakan bahwa Kemenag berkomitmen menjadi mitra strategis dalam penguatan LPTQ. Menurutnya, sinergi antara Kemenag dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kafilah Banjarbaru.
“Kami berharap LPTQ semakin profesional, adaptif, dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. Kemenag siap mendukung penuh dari sisi pembinaan, fasilitasi, hingga pendampingan teknis agar kafilah kita bisa bersaing di semua cabang,” ujar H. Mukhlis.
Mukhlis menegaskan bahwa pembinaan harus berorientasi jangka panjang, bukan sekadar mempersiapkan lomba, tetapi membentuk insan Qur`ani yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan pengukuhan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh aH. Wahyudi penyuluh agama Islam sekaligus pengurus LPTQ Banjarbaru. Dalam doanya, ia memohon agar LPTQ Banjarbaru diberi kekuatan, keikhlasan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah besar mensyiarkan Islam melalui jalur seni baca, hafalan, dan pemahaman Al-Qur`an.
Dengan pengurus baru dan semangat pembinaan yang lebih visioner, Banjarbaru menatap masa depan LPTQ sebagai pusat lahirnya generasi Qur`ani yang berintegritas, berprestasi, dan membawa cahaya kebaikan bagi kota. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








