Banjarbaru kemenag BJB. Pemerintah Kota Banjarbaru menyerahkan insentif kepada para petugas rumah ibadah dan penata pendidikan non-ASN dalam sebuah acara resmi yang digelar di Aula Bina Satria, Selasa (22/7/2025). Sebanyak 1.500 penata pendidikan non-ASN, 125 marbot masjid dan musholla, 8 pengelola gereja, serta 1 pengelola pura menerima bantuan insentif secara simbolis.
Di hadapan 300 undangan Penyerahan insentif ini langsung disampaikan oleh Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halabi, disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani, perwakilan Baznas Kota Banjarbaru, serta Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan H. Dahrani.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halabi menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para pengelola tempat ibadah dan penata pendidikan non-ASN.
“Semoga insentif ini menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pengelola rumah ibadah dan memberi semangat untuk terus melayani umat dengan tulus dan ikhlas,” ujar Wali Kota.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani menyambut baik program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pengelola rumah ibadah lintas agama.
“Ini merupakan wujud nyata keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang damai dan saling menghargai, dan ini merupakan Komitmen Pemerintah Perkuat Layanan Keagamaan” tuturnya.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H. Dahrani, menambahkan bahwa meski sudah banyak yang menerima, masih terdapat sekitar 165 nama yang masuk dalam waiting list dan akan diprioritaskan untuk tahap berikutnya. Adapun besaran insentif yang diterima oleh masing-masing penerima berkisar antara Rp250.000 hingga Rp350.000.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperkuat layanan keagamaan dan meningkatkan kesejahteraan petugas rumah ibadah di tengah masyarakat yang plural dan harmonis.
Seperti di ketahui bentuk perhatian pemerintah dengan memberikan insentif ini sudah berlangsung cukup lama, di mulai era walikota Alm. H Nadjmi Adhani, Ruzaidin Noor, Aditya MA. hingga di teruskan era Erna Lisa Halaby. DIY
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Alfin








