Banjarbaru Kemenag BJB, "Efektifitas dakwah akan lebih optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat apabila antar lembaga bisa saling sinergi dan tidak bergerak sendiri-sendiri" pesan H. Abdul Karim,S. Ag, Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Banjarbaru di Sekretariat BKPRMI Banjarbaru pada selasa (17/6).
Menurut founder kajian remaja Islam (Keris) Banjarbaru ini, guru-guru Al-Qur`an ke depan diharapkan bukan sekedar dapat mengambil peran dalam baca tulis Al-Qur`an tetapi juga bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dalam bidang pemberdayaan, kesehatan, kepedulian terhadap dhuafa dan lain-lain.
"Penyuluh Agama Islam memiliki peran strategis dalam mendukung dakwah dan syiar Islam, khususnya melalui sinergi dengan lembaga pendidikan Al-Qur`an seperti Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA/TPQ), Rumah Tahfidz, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam memaksimalkan tugas dan fungsi penyuluh" ungkap Karim.
Sementara itu perwakilan BKPRMI Banjarbaru Ihsan mengapresiasi peran penyuluh yang aktif dalam melakukan pembinaan saja, akan tetapi mengajak para guru dalam bermitra guna membangkitkan ekonomi umat melalui syiar agama.
"Alhamdulillah melalui Penyuluh Agama Islam, kami dari BKPRMI Kota Banjarbaru dapat bekerjasama dengan Travel Haji dan Umrah Ta Nur Muthmainnah yang bukan saja menjalankan syiar ke Baitullah tetapi juga ikut memberikan support dalam pendidikan Al-Qur`an serta berbagai kegiatan dakwah serta kepedulian sosial" Ungkap Ihsan mewakili BKPRMI.
Dalam kesempatan yang sama selaku perwakilan Nur H. Edy ikut berbangga bisa menjalin kerja sama MoU dengan BKPRMI dalam menjalankan syiar dan dakwah yang diperlukan di tengah masyarakat.
" komitmen kami insyaallah akan mensupport pengobatan gratis, santunan dhuafa, sunatan massal, dan lain-lain sebagai bentuk dukungan kami akan peran dakwah dan syiar untuk masyarakat Banjarbaru melalui peran penyuluh dan lembaga pendidikan" tutur Edy. Ard
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Redaktur: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Kontri
Redaktur: Alfin








