Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru terus mendorong madrasah untuk berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan. Salah satu langkah nyata terlihat dari pengajuan MIN Banjarbaru sebagai salah satu peserta Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kota Banjarbaru oleh Pengawas Madrasah Kemenag Banjarbaru.
Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Persiapan Kedatangan TP-UKS/M Prov. Kalsel di Aula Srikandi Pemko Banjarbaru, Kamis (18/9/25). Ketua Pokjawas Madrasah Kemenag Kota Banjarbaru, Toto Sunarto, menyampaikan bahwa MIN Banjarbaru memiliki potensi besar untuk ikut serta dalam ajang LSS tingkat SD/MI. Hal ini menurutnya sekaligus menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan upaya kesehatan sekolah.
“MIN Banjarbaru, sebagai satu-satunya MI Negeri di Banjarbaru memiliki potensi untuk kita ikutkan di LSS. Dengan pembinaan dari berbagai pihak, kami yakin MIN Banjarbaru bisa menjadi contoh sekolah atau madrasah yang membudayakan pola hidup bersih dan sehat secara menyeluruh,” ujarnya.
Pada rapat yang dipimpin Kabag Kesra Pemko Banjarbaru bersama jajaran Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah Kota Banjarbaru, Pengawas Madrasah berharap MIN Banjarbaru dapat dikunjungi untuk LSS tahun depan. MIN Banjarbaru bersama dengan tiga SD Negeri lainnya akan menjadi pertimbangan untuk diseleksi.
“Kami berharap setidaknya tahun depan, MIN Banjarbaru dapat dikunjungi tim penilai sebagai salah satu peserta Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Banjarbaru,” katanya.
Ia mengatakan bahwa dari Pengawas Madrasah juga akan mendampingi MIN Banjarbaru selama proses persiapan hingga penilaian sebagai peserta Lomba Sekolah Sehat. Ia berkeinginan MIN Banjarbaru bisa membawa nama baik Kementerian Agama dan Kota Banjarbaru dalam kesempatan ini.
Ditemui di kesempatan terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini. Ia menyatakan bahwa madrasah binaan Kemenag Kota Banjarbaru harus mampu tampil sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peduli pada kesehatan peserta didik dan lingkungan.
“Kami tentu sangat mendukung apabila MIN Banjarbaru dapat ikut dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Banjarbaru. Harapan kita bersama, MIN Banjarbaru nantinya bisa terpilih dan menjadi sekolah percontohan dalam penerapan usaha kesehatan sekolah yang baik dan sesuai standar,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan tersebut, MIN Banjarbaru diharapkan semakin meningkatkan kebersihan, kenyamanan, serta kesehatan lingkungan madrasah sehingga mampu membawa nama baik madrasah di tingkat kota.
“Lomba Sekolah Sehat ini menjadi motivasi kita semua agar mendorong madrasah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan bersih. Hal baik ini harus dimulai dari sekarang, bahkan sebelum lomba dimulai agar tumbuh menjadi budaya di kalangan warga sekolah,” pungkasnya.
Pewarta: Karima
Foto: Alfin
Editor: Nurul








