Banjarbaru (Kemenag) – Dalam rangka pra dan pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M, sejumlah masjid di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan bertransformasi menjadi Masjid Ramah Pemudik. Program ini merupakan bagian dari upaya pelayanan umat yang dilakukan oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan takmir masjid dan pemerintah daerah setempat.
Masjid Ramah Pemudik dirancang untuk memberikan kenyamanan dan fasilitas istirahat bagi para pemudik yang melintasi wilayah Banjarbaru, khususnya saat arus mudik dan balik lebaran. Beberapa masjid yang turut berpartisipasi antara lain Masjid Agung Al Munawwarah, Masjid Nurul Iman, serta Masjid Hidayatullah yang berada di Jalan Ahmad Yani Km. 22, sebuah titik strategis yang dilintasi banyak pemudik dari dan menuju wilayah Hulu Sungai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menghadirkan masjid sebagai tempat singgah yang aman, nyaman, dan bersih bagi para pemudik.
"Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat beristirahat, mengisi daya, mendapatkan air minum, hingga informasi mudik. Ini bentuk pelayanan spiritual dan sosial kepada masyarakat," ujarnya.
Fasilitas yang disiapkan di Masjid Ramah Pemudik antara lain tempat istirahat, toilet bersih, area parkir, tempat wudu, ruang laktasi, hingga posko layanan informasi dan kesehatan ringan. Khusus di Masjid Hidayatullah Km. 22 letaknya yang strategis di jalur utama menjadi pilihan favorit bagi pengendara roda dua maupun roda empat untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Dengan hadirnya Masjid Ramah Pemudik, diharapkan masyarakat semakin merasakan kebermanfaatan masjid dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat nilai-nilai ibadah, kepedulian sosial, dan kebersamaan di momen Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M tahun ini.
Pewarta: Alfin
Foto: Kontri
Redaktur: Nurul
Pewarta: Alfin
Foto: Kontri
Redaktur: Nurul








