Banjarbaru (Kemenag BJB). Penyuluh agama memiliki peran penting dalam deteksi dini aliran menyimpang atau radikal. Keberadaan mereka di tengah masyarakat menjadikan mereka garda terdepan dalam menjaga kemurnian ajaran agama dan menangkal penyebaran paham-paham sesat. Seperti yang disampaikan kasi Bimas Islam kemenag H. Rimajullah saat kegiatan Pembinaan Penyuluh agama pada Kamis (21/3).
‘’Melalui ceramah, pengajian, dan bimbingan keagamaan, penyuluh memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ciri-ciri aliran menyimpang dan bahayanya, sehingga BImas juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memberikan penyuluhan kepada para penyuluh’’ ucapnya saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut menurut Jullah memiliki strategi dakwah yang tetap diantaranya pendekatan personal dan pembinaan, menurut dia pra penyuluh dapat melakukan pendekatan personal dan pembinaan kepada individu atau kelompok yang menunjukkan indikasi terpapar aliran menyimpang. Dan juga penyuluh bisa melakukan metode dialog dan pendampingan, penyuluh membantu mereka memahami ajaran agama yang benar dan menjauhkan diri dari paham sesat.
‘’Kita berharap pembinaan dan pembekalan ini diharapkan mampu menguatkan dan memfokuskan peran penyuluh terutama ramadhan ini , dengan intensitas dakwah yang padat maka akan lebih tepat lagi dalam menjalankan peran deteksi dini aliran radikal.’’ ucapnya.
Sementara di tempat yang sama, Anang perwakilan dari pihak kepolisian yang memberikan materi deteksi paham radikal, di hadapan puluhan penyuluh agama ASN dan PPPK serta honorer menyampaikan, keberadaan penyuluh sebagai ujung tombak dalam menangkal radikalisme.
‘’Radikalisme bagaikan kanker yang menggerogoti nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi. Dalam menangkal bahaya ini, diperlukan sinergi kuat antara polisi dan penyuluh agama. Kolaborasi ini menjadi benteng kokoh untuk membangun ketahanan nasional dan menjaga stabilitas keamanan’’ katanya.
Peran penyuluh agama dalam deteksi dini aliran menyimpang sangatlah penting dan strategis. Keberhasilan mereka dalam mencegah penyebaran paham sesat bergantung pada komitmen, pengetahuan agama yang mendalam, dan kemampuan komunikasi yang efektif. Dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, penyuluh agama dapat menjadi benteng pertahanan agama dan menjaga keharmonisan masyarakat. Ard
Pewarta: Mardiyan
Editor: Taty&Nurul
Fotografer: Alfin








