Banjarbaru (Kemenag BJB) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Banjarbaru menghadiri wisuda santri TPQ yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Rudi Resnawan Kota Banjarbaru Rabu (16/11/22).
Sebanyak 250 an lebih santri dari belasan unit di bawah binaan Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur`an & Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) kota Banjarbaru angkatan kedua diwisuda.
Presiden pusat BPKPAKSI KH. Muhammad Jazir ASP yang turut hadir dalam wawancaranya di hadapan para awak media dan jurnalis Kemenag menyampaikan pendidikan Al Qura’n harus semakin berkembang, di tambah lagi dengan sempat vakumnya pendidikan latap muka lantaran pandemic, maka sudah selayaknya para pejuang Qur’an harus mengembangkan inovasi pendidikan secara cyber dan daring.
“Pendidikan secara daring mungkin kini sudah bukan hal yang langka akan tetapi ini menjadi kebutuhan di mana kita hidup di era digital, tidak menutup kemungkinan tpq yang berada di banjarbaru memiliki anak didik aktif di luar daerah dengan tetap menjalankan kegiatan belajar secara jarak jauh atau daring,” ujarnya.
Jazir juga mengemukakan jika BKPAKSI saat ini sedang membahas formulasi yang teap bagaimana mengembangkan pendidikan alquran yang sejalan dengan era digital yang kekinian, belajar tidak harus bertatap muka secara langsung akan tetapi juga memberikan manfaat yang tidak kalah besar
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Banjarbaru H. Mahrus yang turut mengikuti proses mewisuda satri dalam wawacara khususnya menyebutkan jika Al Quran harus menjadi tonggak penguat generasi muda dengan menanamkan bahwa ajaran yang di bawa oleh Nabi Muhammad merupakan bekal perjalanan hidup didunia dan akhirat.
“Menjadi motivasi terbesar bagi guru dan murid bahwa alquran juga mengajarkan kita untuk Istiqamah menjadi insan muttaqin, dengan menjadikannya sebagai pedoman hidup di dunia, maka dari itu wisuda ini bukan tanda akhir belajar akan tetapi menjadikan penguatan hati untuk lebih mendalami kitab suci,” ujarnya kepada reporter Humas Kementerian Agama.
Prosesi wisuda berlangsung cukup khidmad. Usai dikalungkan tanda kelulusan dan prosesi pemindahan tali toga anak beserta orang tua pendamping diajak sejenak untuk merenungi arti dari pendidikan dan perjuangan orang tua, bahkan ratusan orang tua dan santri yang hadir ikut menitikkan air mata mendengar syiar yang dibacakan penyaji.
Selain Ka.Kankemenag, dewan pakar bersama sejumlah dinas dan unsur penting daerah turut hadir di lokasi untuk mengikuti prosesi kegiatan kelulusan bagi santri TPQ BKPAKSI.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








