Banjarbaru (Kemenag BJB) - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jajaran struktural dan fungsional beserta karyawan dari Kementerian Agama (Kemenag) Banjarbaru Senin (04/07/22) menjadi saksi resminya peluncuran program Sistem Aplikasi Waqaf elektronik terintegrasi (si-Awet).
“Aplikasi ini semakin mempermudah urusan zakat dan wakaf bagi masyarakat,” ujar penyelenggara zakat wakaf kantor kementerian agama Kota Banjarbaru H. Azrul Azwar saat mempresentasikan keunggulan si-Awet.
Aplikasi tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi masyakat yang ingin mengurus wakaf, dengan tagline terintegrasi tentunya nantinya data secara resmi terkoneksi dengan bagian Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai lembaga yang berkaitan dengan prosedural pengajuan akta wakaf bagi masyarakat.
“Aplikasi ini sebagai langkah gara Zawa untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan semakin berkembangnya technology informasi, masyarakat cukup bisa mengakses link resmi si-Awet http://siawetkemenagbjb.com/ tinggal mengikuti prosedural yang sangat mudah dan gampang,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Azrul, program sistem Aplikasi wakaf elektronik terintegrasi (si-awet) yang menjadi program Proper dalam rangka menunjang jalannya program Zona integritas dan kemudahan layanan zakat dan wakaf di lingkungan Kemenag kota Banjarbaru nantinya juga akan berjalan bersama dengan Program SILAKAS yang lebih dulu sudah berjalan dalam 3 tahun terakhir ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mahrus yang secara resmi me launching si Awet berharap agar program yang digagas gara Zawa ini selain mudah juga bisa menjadi program percontohan bagi Kementerian Agama lain, setidaknya ini menjadi pioner yang baik dengan inovasi untuk mewujudkan layanan semakin prima.
“Untuk menyukseskan ZI menuju WBK dan WBBM, semua element yang berkaitan dengan layanan harus selalu melakukan inovasi dan pengembangan, dengan prinsip semakin mudah dan gampang si akses, SILAKAS yang lebih dulu beroperasi, dan kini si- Awet harus menjadi percontohan dan semakin di kembangkan,” pesan Mahrus.
Tidak menutup kemungkinan jika 2 program unggulan Kemenag ini nantinya akan berkembang semakin baik, meskipun untuk saat ini SILAKAS adalah setelah satu aplikasi yang menggunakan platform Google app.
Rep:Diyan
ft: alvin








