Banjarbaru kemenag BJB. Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), para penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kota Banjarbaru menginisiasi langkah strategis dengan mengajak penyeragaman materi dakwah yang memuat pesan anti narkoba. Ajakan itu disampaikan H. Abdul Karim, penyuluh agama Islam sekaligus Tim Satgas BNN Kemenag, pada kegiatan pembinaan kepegawaian yang dirangkaikan dengan majelis dakwah, Senin (23/6), di Aula Integritas Kantor Kemenag Kota Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menyatakan dukungannya atas inisiatif para penyuluh dalam turut ambil bagian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
"peran penyuluh sangat strategis sebagai ujung tombak edukasi moral dan keagamaan di tengah masyarakat, menyambut HANI pada 26 juni mendatang, saya sangat mengapresiasi langkah para penyuluh. Ini adalah bentuk nyata bahwa dakwah tidak hanya berbicara soal ibadah, tapi juga menyentuh isu sosial yang sangat krusial seperti penyalahgunaan narkoba’’
Mukhlis dalam arahannya penanggulangan penyalahgunaan narkoba harus ditangani bersama.
Sementara itu dalam kutipan tausiyahnya H. Abdul Karim menambahkan bahwa penyeragaman materi dakwah anti narkoba bertujuan agar penyuluh memiliki satu narasi dan pendekatan yang seragam saat memberikan pembinaan keagamaan di majelis taklim, sekolah, hingga lembaga pemasyarakatan.
"Kita ingin pesan-pesan dakwah juga menjadi benteng moral yang kuat untuk mencegah generasi muda dari bahaya narkoba. Dengan materi yang diseragamkan, penyuluh dapat menyampaikan pesan yang sistematis, konsisten, dan efektif di berbagai wilayah binaan." ujarnya.
Sebagai penyuluh yang juga aktif melakukan terapis kepada pengguna narkoba, Karim yakin kemenag bisa menjadi pioner terbaik dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran barang haram tersebut serta peran penting menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika
Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi antara Kemenag dan BNN dalam upaya membangun masyarakat yang religius, sehat, dan bebas narkoba yang sudah berjalan cukup lama. Penyuluh agama Islam diharapkan terus menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pendekatan spiritual yang humanis dan berdampak langsung. Ard
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin








