Banjarbaru – Salah satu santri terbaik Kota Banjarbaru, Firmansyah Ahmad dari Pondok Pesantren Darul Ilmi, turut mewakili Kota Banjarbaru dalam Musabaqah Qira`atil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025. Ajang bergengsi ini diselenggarakan secara daring pada hari Selasa (2/9/25) dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Firmansyah tampil pada babak penyisihan dalam kategori Marhalah Majelis Fiqh Wustha, yang menguji kemampuan santri dalam memahami, membaca, dan menguraikan kitab-kitab fiqh klasik secara mendalam. Keikutsertaan Firmansyah menjadi bukti kualitas pendidikan pesantren di Banjarbaru yang terus berkembang dan mampu bersaing di kancah global.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan dedikasi Firmansyah.
“Kami bangga dengan prestasi para santri Banjarbaru yang terus menunjukkan kemampuan terbaiknya, bahkan hingga tingkat internasional. Semoga Firmansyah Ahmad dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kemenag Kota Banjarbaru, H. Khairani, juga memberikan dukungannya.
“Keikutsertaan Firmansyah Ahmad pada MQK Internasional 2025 ini menjadi motivasi bagi santri Banjarbaru lainnya untuk terus mengasah kemampuan membaca dan memahami kitab kuning. Kami berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak santri Banjarbaru berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sebelumnya, dua santri Banjarbaru lainnya juga berhasil lolos ke Musabaqah Qira`atil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025, yaitu Muhammad Fakhri Azhari dari Pondok Pesantren Al Falah Putera (Marhalah Ulya Majelis Akhlak) dan Muhammad Parrel Saputra dari Pondok Pesantren Darul Ilmi (Marhalah Ulya Majelis Hadis – Ilmu Hadis). Keduanya akan mewakili Kota Banjarbaru sekaligus membawa nama Provinsi Kalimantan Selatan dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, setelah melalui proses seleksi ketat di tingkat kota dan provinsi.
Musabaqah Qira`atil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025 merupakan kompetisi bergengsi yang mempertemukan santri terbaik dari berbagai pesantren di Indonesia dan mancanegara. Para peserta diuji kemampuannya dalam membaca, memahami, dan mengkaji kitab kuning secara mendalam. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pembinaan para guru di pesantren, diharapkan para santri Banjarbaru dapat memberikan hasil terbaik di tingkat nasional dan internasional.
Adapun Musabaqah Qira`atil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025 akan dilaksanakan pada 1–7 Oktober 2025 di Pondok Pesantren As`adiyah, Sengkang, Sulawesi Selatan.
Pewarta: Ridho
Foto: Kontri
Pewarta: Ridho
Foto: Kontri








