Banjarbaru Kemenag BJB. Selaku mentor atau pendamping dua inisiator project perubahan dalam program si Waktu penyelenggara zakat waqaf dan Kopi Panas kasi Penmad. H. Ahmad Alamsyah meminta kepada penggagas agar menyelesaikan tahapan rancangan baik jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang agar bernilai manfaat bagi masyarkat Banjarbaru dan bisa dijadikan alternatif inovasi andalan Kementerian Agama Banjarbaru dalam mewujudkan Zona Integritas WBK dan WBBM.
Pernyataan itu disampaikan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama kota Banjarbaru. H. Ahmad Alamsyah usai mendampingi kasi Penmad bersama penyelenggara zakat wakaf saat melakukan presentasi project perubahan di Balai Diklat Kementerian Agama kalimantan Selatan pada senin (9/9).
'Kami berharap proyek perubahan ini khususnya dua program yang dirancang oleh dua pejabat struktural di lingkungan Kementerian Agama kota Banjarbaru menjadi program jangka panjang dalam rangka meningkatkan mutu dan layanan Kementerian Agama kota Banjarbaru sebagai poros ibukota provinsi Kalimantan Selatan'
Tak hanya itu, juga meminta agar para inisiator selalu melakukan evaluasi atas program sedang berjalan untuk dilakukan koreksi bilamana ada kekurangan atau adanya hal-hal yang perlu diperbaiki sebagai langkah menyajikan program terbaik dan mudah untuk bisa diakses oleh masyarakat.
'Pada prinsipnya, proyek perubahan menjadi salah satu program inovasi bagi Kementerian Agama untuk melakukan gebrakan-gebrakan dengan layanan yang berbeda dengan yang lain serta memiliki keunggulan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya di bawah layanan Kementerian Agama.' ungkap Alamsyah.
Dalam kesempatan yang sama inisiator sekaligus penggagas Si Waktu yang juga menjabat sebagai penyelenggara zakat wakaf Hadi Purwanto kepada jurnalis Kementerian Agama kota Banjarbaru menyampaikan, program ini sebagai langkah menyempurnakan kemudahan layanan bagi masyarakat dalam rangka mengusulkan atau mengajukan aset untuk dijadikan wakaf.
'Alhamdulillah program ini jadi salah satu cara bagi Kementerian Agama memberikan akses mudah bagi masyarakat ingin mengajukan dalam satu sistem layanan, dan kami akan terus melakukan koreksi dan evaluasi untuk menyempurnakan orang yang sudah mulai berjalan ini.'
Secara khusus Hadi Purwanto meminta kepada Plt Kepala Kantor Kementerian Agama kota Banjarbaru biasa memberikan dukungan masukkan koreksi sebagai bentuk peran mentor dalam membimbing jalannya project perubahan yang atau sedang berjalan. Hadi juga optimis program ini mampu menjadi program pendukung Kementerian Agama Banjarbaru menuju zona integritas dalam upaya merealisasikan kementerian Agama menuju WBK dan WBBM. ard
Pewarta : Mardiyan
Editor : Taty & Nurul
Fotografer : Alfin








