Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) - Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa madrasah di Kota Banjarbaru. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai pedoman dan standar yang telah ditetapkan, serta memberikan dukungan langsung kepada satuan pendidikan pelaksana.
Monitoring dan evaluasi dipimpin langsung Kasi Penmad Kemenag Kota Banjarbaru, Fahmi Fitriadi. Bersama timnya, Fahmi meninjau sejumlah madrasah yang menjadi lokasi pelaksanaan TKA. Diketahui, seluruh MA di Banjarbaru melaksanakan tes yang digelar secara nasional tersebut.
Dalam monitoring, Seksi Penmad memantau kesiapan teknis, kelancaran pelaksanaan ujian, kehadiran peserta, serta kondisi sarana dan prasarana penunjang. Menurut Fahmi, secara umum pelaksanaan TKA di Kota Banjarbaru berjalan lancar dan tertib, serta para peserta terlihat antusias mengikuti tes dengan disiplin dan teratur.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA di sejumlah madrasah di Banjarbaru sejauh ini berlangsung baik dan kondusif. Panitia serta pengawas juga melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya saat ditemui di usai monev di MA Al Falah Putera, MA Al Falah Puteri, dan MA Darul Ilmi, Selasa (4/11/25).
TKA digelar dalam dua gelombang. Gelombang I dari tanggal 3-4 November 2025, dan Gelombang II pada tanggal 5-6 November 2025. Selain untuk mengukur kemampuan akademik siswa, hasil TKA nantinya dapat digunakan sebagai indikator penerimaan di perguruan tinggi negeri, khususnya melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
“Kami berharap pelaksanaan TKA pada hari-hari berikutnya juga dapat berjalan lancar tanpa kendala, sehingga seluruh siswa bisa mengikuti ujian dengan maksimal,” ungkapnya.
Di kesempatan tersebut Kasi Penmad sekaligus memberikan arahan kepada panitia pelaksana di masing-masing madrasah agar meningkatkan pengawasan dan ketelitian selama ujian berlangsung. Hal ini penting untuk menjaga objektivitas hasil tes serta menghindari potensi kendala teknis di lapangan.
“Kami meminta panitia pelaksana agar selalu waspada dan segera melaporkan jika terjadi gangguan teknis atau permasalahan selama pelaksanaan TKA,” imbaunya.
Fahmi juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, baik dari madrasah, guru, maupun pengawas yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai bahwa kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan TKA di tingkat daerah. “Sinergi yang baik antara Kemenag, madrasah, dan panitia menjadi modal penting agar kegiatan ini berjalan sesuai harapan,” tuturnya.
Pewarta: Karima
Foto: Kontri








